Liputan Jatim Bersatu

Kunjungan Ke Kamal, Kapolres Bangkalan Tanamkan Sense Of Belonging dalam Cegah Kriminalitas*

 

 

 

Bangkalan -liputanjatimBersatu,com. Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny. Putri Hendro melaksanakan kunjungan kerja ke Mapolsek Kamal. (Kamis, 13/2/2025)

 

Kapolsek Kamal IPTU Pariadi mengawali sambutan pertamanya mengucapkan terimkasih atas kesempatan untuk bisa mengunjungi Mapolsek Kamal sekaligus menyapa Forkopimcam Kamal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan mahasiswa sebagai Kapolres Bangkalan yang baru.

 

“Semoga dengan kunjungan ini menjadi penyemangat semangat anggota polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat sehingga selama 3 bulan terakhir terutama curanmor (pencurian kendaraan bermotor) menurun drastis berkat kerjasama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa dan anggota kepolisian yang berpatroli sehingga situasi Kamtibmas Kamal bisa aman dan kondusif,” ucapnya.

 

Menanggapi yang disampaikan oleh Kapolsek Kamal, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro menambahkan bahwa aksi curanmor agar tidak semakin marak, maka dibutuhkan kerjasama yang tidak hanya mengandalkan dari pihak kepolisian.

 

“Semua harus memiliki Sense of belonging, maksudnya dimana memiliki jiwa sayang kepada barang milik pribadi, barang berharganya, sehingga berusaha untuk bagaimana barang miliknya tersebut tidak rusak atau hilang,” terangnya.

 

Lanjut Hendro, seperti halnya sepeda motor yang harus dilengkapi dengan alat pengaman seperti kunci cakram, kunci gembok atau pasang alat GPS.

 

“Silahkan pasang kunci ganda kendaraan Anda, apabila tidak mampu beli alat GPS, bisa beli kunci cakram atau kunci gembok. Parkir di tempat yang benar, yang ada petugas parkir resminya, yang penting kita jangan sampai lengah atau malas untuk memperhatikan hal sekecil ini, karena kita harus berupaya benar-benar berusaha menjaga barang berharga kita. Dengan demikian maka ruang gerak pelaku kriminal semakin sempit,” imbuhnya.

 

Selain itu, Hendro mengingatkan antisipasi gangguan kamtibmas menjelang Bulan Puasa Ramadhan.

 

“Di momen-momen bulan puasanya biasanya menjelang buka puasa atau setelah sahur terdapat aktifitas masyarakat seperti balap liar, perang sarung, balap lari, dan petasan. Saya harap bisa memanfaatkan bulan yang penuh rahmat tersebut dengan mengaji, beramal saleh, bukan malah bermain Mercon. Kami minta tolong juga dideteksi jangan ada warga yang nyimpen bahan peledak, karena bahan peledak sifatnya sensitif dan bisa membahayakan diri, orang-orang sekitarnya, bahkan bisa menghabiskan harta benda,” tegasnya.

 

Hendro meminta restu kepada masyarakat untuk bisa istiqomah dalam menjalankan tugasnya sebagai kepolisian yang tentunya tidak bisa maksimal tanpa dukungan semua pihak.

 

 

“Ijinkan Polres Bangkalan memaksimalkan tugasnya dalam menjaga harkamtibmas di Kabupaten Bangkalan dalam menegakkan hukum secara transparan dan berkeadilan tentunya dibantu dengan semua pihak dengan peduli terhadap keamanan diri dan sekitarnya. Jangan takut untuk berbagi informasi seputar harkamtibmas ke no call center Polisi 110 Atau no. Kandani Polres Bangkalan 0812-2345-6110,” tutupnya.

 

(Irfan)

More To Explore

Fashion

Forkopimda dan Akademisi Jambi Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Karhutla, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum

Jambi, LiputanJatimBersatu.com – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Keynote Speech dan Penandatanganan Komite Bersama Forkopimda Provinsi Jambi dan Akademisi dalam Penanggulangan Karhutla yang digelar di Aula Auditorium Unifac Lantai I Gedung Rektorat

Fashion

FRIC Jatim Kritik Keras Operasi Penindakan Rokok Ilegal yang Diduga Dilakukan Oknum TNI di Jalan Umum

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Kegiatan operasi penindakan terhadap kendaraan yang diduga mengangkut rokok ilegal pada dini hari 10 Juni 2026 menuai kritik keras dari Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin. Menurut Imam, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang terang terkait dasar hukum keterlibatan anggota TNI berseragam lengkap