Liputan Jatim Bersatu

*Polda Jatim Dalami Kasus Pencemaran Nama Baik Seorang Pengusaha di Media Sosial*

 

 

 

SURABAYA -Liputanjatimbersatu,com. Direktorat Siber Kepolisian Daerah Jawa Timur tengah mendalami laporan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh seorang pengusaha berinisial HR di media sosial.

 

Laporan tersebut diterima melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim.

 

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto membenarkan adanya laporan yang dilayangkan oleh saudara HR tersebut.

 

“Sekitar pukul 16.00 WIB saudara HR beserta pengacaranya datang ke SPKT Polda Jawa Timur,” ujar Kombes Dirmanto kepada awak media pada Selasa (18/2/2025).

 

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda Jatim mengatakan, HR melaporkan seseorang berinisial PV terkait dugaan pencemaran nama baik di media sosial.

 

“Saat ini kasus sedang ditangani dan didalami oleh Reskrim Direktorat Siber, karena ini terkait dengan pencemaran nama baik di media sosial,” jelas Kombes Dirmanto.

 

Saat ini, status laporan masih dalam tahap Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan sedang dalam proses pendalaman.

 

“Sudah ada anggota yang piket dari Dit Siber untuk menindaklanjuti pengaduan saudara HR ini,” Kombes Dirmanto.

 

Pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana dalam kasus tersebut sebelum ditingkatkan statusnya dari Dumas menjadi laporan Polisi resmi.

 

( Kalima )

 

More To Explore

Fashion

Kejari Tanjung Perak Jangan Diam, AMI Minta Kepastian Hukum atas Dugaan Sunat Dana Reses DPRD Surabaya

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Penanganan dugaan pemangkasan dana reses yang dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Tanjung Perak hingga kini masih menjadi tanda tanya. Meski sejumlah pihak, termasuk saksi-saksi yang dianggap mengetahui perkara tersebut, telah dipanggil dan dimintai keterangan, perkembangan kasus tersebut belum juga diumumkan kepada publik. Sorotan itu datang dari Ketua Umum

Fashion

Ketua FRIC Jatim Soroti Keras Dugaan Tangkap Lepas Pelaku Narkoba di Kediri, Minta Propam dan Pimpinan Turun Tangan

Kediri, LiputanJatimBersatu.com – Dugaan praktik tangkap lepas dalam perkara narkotika kembali menjadi sorotan publik. Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras atas informasi yang diterimanya terkait dugaan pelepasan seorang terduga pelaku narkoba di wilayah Kabupaten Kediri. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, peristiwa