Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Resahkan Warga Kota Surabaya, Dua Pelaku Curanmor Viral Ditembak

 

Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Tim Jatanras Satreskrim Polestabes Surabaya, berikan tindakan tegas terukur terhadap dua pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor R2), yang viral dan meresahkan warga masyarakat di Kota Surabaya.

 

Masing-masing pelaku Curanmor yang viral dan diberikan tindakan tegas terukur adalah GW (24 tahun), serta YI (22 tahun). Keduanya merupakan warga Jalan Kedungmangu, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kota Surabaya.

 

Dalam catatan Kepolisian, salahsatu dari pelaku Curanmor yaitu YI merupakan seorang residivis terkait perkara pencurian dengan pemberatan atau 363 KUHP, pada tahun 2021 dan 2022.

 

Dikatakannya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si., aksi kejahatan kedua pelaku Curanmor ini terungkap setelah Tim Jatanras menganalisa melalui hasil bukti rekaman CCTV dari para korbannya.

 

“Terakhir kedua pelaku Curanmor ini, beraksi pada hari Rabu tanggal 14 Mei 2025, sekira pukul 20.30 Wib, diparkiran Jalan Kertajaya 2A (depan warung tempe penyet) Surabaya dan berhasil mencuri sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi L -5192- ABX warna hitam,” kata Kombes Lutfie sapaan lekatnya, Kapolrestabes Surabaya, dihadapan wartawan, Senin (07/07/2025).

 

Lanjut Kombes Lutfie, sebelumnya kedua pelaku Curanmor ini juga terekam CCTV saat mencuri sepeda motor Honda Beat nopol L -4596- AAD milik penjaga Warkop DLV Jalan Tambaksari No.2 Surabaya, pada hari Selasa tanggal 4 Februari 2025 sekira pukul 04.39 Wib.

 

Selain itu, kedua pelaku ini juga pernah melakukan aksi pencurian sepeda motor Honda Beat nopol L -6398- BN di Jalan Karanggayam Gang 2, Nomor 3 Surabaya, pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2025, sekira pukul 22.35 Wib, dan aksinya sempat viral melalui Media Sosial.

 

“Berkat upaya kerja Tim Jatanras saat melakukan penyelidikan melalui analisa rekaman CCTV, akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap. Dan penangkapannya berlangsung dramatis sehingga petugas memberikan tindakan tegas terukur di kaki kanan masing-masing pelaku,” terang Kombes Lutfie.

 

Terkait pengungkapan kasus Curanmor ini, diamankan barang bukti 2 (dua) alat kunci T, 2 (dua) alat mata kunci T dan pakaian pelaku pada saat kejadian, serta sebuah alat pembuka rumah magnet kunci.

 

“Sedangkan untuk, pasal kita sangkakan terhadap kedua pelaku yakni Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun,” pungkasnya.

 

Anugrah

More To Explore

Fashion

AS Dibebaskan, Isu Puluhan Juta Dibantah Polisi: Publik Menanti Terang Proses Penanganan Perkara

Mojokerto, LiputanJatimBersatu.com- Penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika oleh Polres Mojokerto kembali menjadi sorotan. Bukan semata karena seorang warga Surabaya berinisial AS yang disebut diamankan pada 21 September 2026 kemudian telah berada di luar tahanan pada 23 September 2026, melainkan karena muncul pertanyaan mengenai proses hukum yang mendahului pembebasan tersebut. Informasi

Fashion

FRIC MENDUKUNG PENUH POLRI & TNI DALAM MENJAGA PERSATUAN DAN KAMTIBMAS SIAP TANGKAL HOAX, BERSAMA WUJUDKAN NEGERI AMAN DAN DAMAI

    *JAKARTA -* Di tengah derasnya arus informasi dan ancaman perpecahan akibat berita hoax, *Fast Respon Indonesia Center (FRIC)* menyatakan sikap tegas: MENDUKUNG PENUH APARAT TNI DAN POLRI    Ini bukan sekedar dukungan lisan. Ini adalah ikrar setia dari organisasi yang dibentuk para Jenderal dan digerakkan oleh wartawan militan