Liputan Jatim Bersatu

Gerak Cepat Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Pelaku Tawuran

 

 

Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Dua remaja masing-masing berinisial NA (18) dan FA (18) berhasil diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, setelah aksi tawuran yang mereka lakukan bersama kelompoknya viral di media sosial.

 

Peristiwa tawuran tersebut terjadi pada Senin (18/8) sore di Jalan Masjid Kedungmangu, Surabaya, dan sempat direkam oleh pengguna jalan. Berdasarkan rekaman CCTV serta video yang beredar, polisi bergerak cepat dan menangkap dua pelaku di rumah masing-masing pada Rabu (20/8).

 

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M. Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto menyebutkan, kedua pelaku tergabung dalam kelompok remaja Warnyong dan Warpai.

 

Dari hasil penggerebekan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga senjata tajam, busur, serta dua buah pipa yang dimodifikasi menyerupai celurit. Seluruh barang bukti tersebut ditemukan di sebuah rumah kosong di Jalan Kedungmangu II yang dijadikan markas untuk menyimpan senjata.

 

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

 

 

Anugrah

More To Explore

Fashion

Forkopimda dan Akademisi Jambi Perkuat Kolaborasi Penanggulangan Karhutla, Kapolda Tekankan Pencegahan dan Penegakan Hukum

Jambi, LiputanJatimBersatu.com – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Keynote Speech dan Penandatanganan Komite Bersama Forkopimda Provinsi Jambi dan Akademisi dalam Penanggulangan Karhutla yang digelar di Aula Auditorium Unifac Lantai I Gedung Rektorat

Fashion

FRIC Jatim Kritik Keras Operasi Penindakan Rokok Ilegal yang Diduga Dilakukan Oknum TNI di Jalan Umum

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Kegiatan operasi penindakan terhadap kendaraan yang diduga mengangkut rokok ilegal pada dini hari 10 Juni 2026 menuai kritik keras dari Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin. Menurut Imam, masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang terang terkait dasar hukum keterlibatan anggota TNI berseragam lengkap