Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Ada Apa Dengan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya Bungkam Saat dikonfirmasi Seakan Alergi Terhadap Jurnalis

Surabaya, LiputanJatimBersatu,com. Fenomena balap liar kembali menjadi sorotan publik di Kota Pahlawan. Aksi ugal-ugalan para remaja yang menggunakan sepeda motor tanpa standar kelayakan jalan, masih marak terjadi di sejumlah titik wilayah hukum Polrestabes Surabaya, khususnya di kawasan Jalan Kedung Cowek – Gading, Surabaya.

 

Pantauan awak media pada Jumat dini hari (6/9/2025) sekitar pukul 02.00 WIB hingga menjelang subuh, ratusan pemuda tampak berkumpul dan melakukan balap liar di ruas jalan tersebut. Mereka menggunakan berbagai jenis sepeda motor yang dimodifikasi, mulai dari knalpot brong, tanpa lampu, tanpa spion, hingga tidak menggunakan helm. Kondisi ini jelas membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lain.

 

Ironisnya, meskipun aksi balap liar itu sudah berlangsung cukup lama dan sering menimbulkan keluhan masyarakat, tidak terlihat adanya langkah penindakan dari aparat Satlantas Polrestabes Surabaya maupun jajaran Polsek setempat. Padahal, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho telah memberikan atensi khusus terkait pemberantasan balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.

 

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya. Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M., dinilai tidak mengambil langkah konkret dalam menindak para pelaku balap liar di kawasan Kedung Cowek. Saat awak media mencoba mengonfirmasi langsung, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban dan memilih tidak merespons. Hal ini menimbulkan kesan adanya pengabaian instruksi dari pimpinan tertinggi di jajaran Korlantas Mabes Polri.

 

Sejumlah warga sekitar bahkan mengeluhkan kondisi ini. Mereka menilai aksi balap liar tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan. “Sudah sering ada kecelakaan di sini karena balap liar. Motor mereka tidak standar, suara bising, bahkan tidak ada lampunya. Kalau polisi diam saja, siapa yang melindungi masyarakat?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Masyarakat berharap pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Surabaya, segera mengambil tindakan tegas. Apalagi, instruksi dari Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho sudah jelas mengamanatkan penindakan terhadap praktik balap liar dan penggunaan knalpot brong.

 

Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin angka kecelakaan lalu lintas di Surabaya akan meningkat. Selain itu, citra kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) bisa dipertaruhkan di mata masyarakat. ( Red)

More To Explore

Fashion

Kepala BNNP Jambi dihadapan 1.073 Siswa SMA N 1 Kota Jambi, Serukan Bahaya Narkoba 

Jambi, LiputanJatimBersatu.com – Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin S.I.K., menjadi Pembina Upacara di SMAN 1 Kota Jambi, (10/08/2026). Kepala BNN Provinsi Jambi: Brigjenpol. Asep Saepudin, S.I.K., didampingi Katim Pencegahan Nurhasmayeti, S.H., M.H., dan Tim Pencegahan. Dihadapan 1.073 pelajar, Kepala BNN Provinsi Jambi menekankan bahwa narkotika merupakan ancaman

Fashion

Ketua IESPA Ibnu Riza Apresiasi Kapolri Cup 2026: Wadah Luar Biasa, dari Polres hingga Panggung Nasional

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com – Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Riza mengapresiasi penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 sebagai wadah kompetisi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang e-sports. Apresiasi tersebut disampaikan Ibnu Riza dalam Opening E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia