Surabaya – LiputanJatimBersatu,com. Suasana kelas Matematika terasa begitu hidup. Ustadzah Erna, dengan penuh semangat, mengajak para siswa untuk belajar Teorema Pythagoras dengan cara yang berbeda. Kamis (11/09/2025).
Tidak hanya sekadar mencatat rumus di buku, siswa benar-benar diajak membuktikan secara nyata bagaimana hubungan antara sisi-sisi segitiga siku-siku itu bekerja.
Dengan kertas warna-warni di tangan, setiap kelompok siswa mulai menggambar segitiga siku-siku. Mereka lalu memotong kertas membentuk persegi sesuai panjang masing-masing sisi.
Potongan-potongan kertas itu kemudian ditempel, dan dari situlah terlihat jelas bahwa luas persegi pada sisi miring ternyata sama dengan gabungan luas persegi pada dua sisi lainnya.
Sorak gembira terdengar saat siswa menyadari bahwa rumus Pythagoras bukan hanya angka di papan tulis, melainkan sebuah kebenaran yang bisa dibuktikan dengan sederhana. Kelas pun dipenuhi warna, tawa, dan rasa penasaran yang terjawab.
Di akhir kegiatan, Ustadzah Erna berpesan dengan lembut, “Matematika bukan sekadar angka, tapi cara kita melihat dan membuktikan kebenaran dalam kehidupan.” Pesan itu seakan menegaskan bahwa belajar akan lebih bermakna bila disertai pengalaman nyata.
Hari ini, siswa tidak hanya belajar tentang Teorema Pythagoras, tetapi juga belajar bagaimana matematika bisa menjadi sahabat yang dekat, nyata, dan menyenangkan.
( Rosi )
