Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Penangkapan 3 Bandar di Wonokusumo Tuai Sorotan, Dua Orang Langsung Bebas

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Penangkapan tiga orang yang diduga sebagai bandar narkoba di kawasan Wonokusumo, Surabaya, menuai sorotan. Pasalnya, dua di antaranya, berinisial U dan M, justru dilepas tak lama setelah diamankan Satuan anggota reserse narkoba Polda Jatim pada hari Selasa (16/09/2025).

 

Informasi yang beredar menyebutkan, keduanya sudah lama dikenal warga sebagai pemain lama dalam peredaran narkoba di wilayah tersebut. Bahkan, U dan M disebut memiliki jaringan kuat yang meresahkan masyarakat.

 

“Warga di sini sudah tahu siapa saja yang main. Tapi anehnya, setiap kali ada penggerebekan mereka selalu bisa lepas,” ujar seorang warga Wonokusumo yang enggan disebut namanya, Jumat (18/9/2025).

 

Kabar bebasnya kedua terduga bandar itu pun menimbulkan kecurigaan publik. Sejumlah pihak mempertanyakan konsistensi dan transparansi aparat dalam memberantas narkoba.

 

“Kalau benar mereka dilepas begitu saja, tentu ini mencederai rasa keadilan. Polisi harus menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat,” tegas Baihaqi Akbar S.E.(AMI).

 

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Lidik 1 Subdit 3 Polda Jatim AKP Catur membenarkan adanya penangkapan di kawasan Wonokusumo Jaya 5A.

 

“Iya benar ada penangkapan di Wonokusumo Jaya 5A. Tapi keduanya tidak ditemukan barang bukti (BB),” ujarnya saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (19/9/2025).

 

Menurutnya, U dan M sempat diamankan lantaran berusaha melarikan diri saat penggerebekan. Dari lokasi yang sama, polisi mengamankan seorang pria berinisial AF yang sedang tertidur pulas, berikut barang bukti sabu seberat kurang lebih 5 gram.

 

“Ada perbedaan keterangan dari AF. Awalnya ia menyebut barang berasal dari Umar, tapi saat diperiksa di Polda justru mengaku mendapatkannya dari Umik,” jelas AKP Catur.

 

Lebih lanjut, Catur menegaskan pihaknya akan menetapkan Umik sebagai DPO kasus narkoba. “Saya pastikan itu terjadi. Maulidi menunggu tertangkapnya Umik, apakah memang terlibat atau tidak,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait alasan pembebasan U dan M. Sementara itu, AF masih menjalani proses hukum di Mapolda Jatim.

 

Anugrah

 

More To Explore

Fashion

Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Rahmat Hakim menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tidak digelar semata-mata untuk memperbanyak jumlah tilang. Operasi ini difokuskan untuk membangun kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. “Operasi Patuh 2026 tidak dibangun hanya dengan pendekatan hukum.

Fashion

Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Demokrasi

JAKARTA, LiputanJatimBersatu.com– Polri mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara yang perlu dihormati, sekaligus dijalankan dengan mengedepankan kepentingan bersama dan menghormati hak masyarakat lainnya. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, perbedaan pandangan dan kritik merupakan bagian