Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Kapolsek Wonorejo Jadi Pembina Upacara di Yayasan Hidayatul Mubtadiin, Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja

PASURUAN – Kapolsek Wonorejo, AKP Sugiyanto, S.H., menjadi pembina upacara bendera di Yayasan Hidayatul Mubtadiin Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/9/2025).

 

Kegiatan ini diikuti sekitar 125 siswa dan 10 guru dari SMA Tri Bhakti dan MTs Hidayatul Mubtadiin.

 

Dalam amanatnya, AKP Sugiyanto menekankan pentingnya menjaga perilaku di usia remaja. Ia mengingatkan agar para siswa tidak terjebak dalam tindakan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

 

“Kenakalan remaja bisa berupa hal-hal kecil seperti membolos, merokok, berbohong kepada orang tua, sampai yang lebih berat seperti tawuran, mencuri, atau merusak fasilitas umum. Mungkin awalnya dianggap keren, tetapi sesungguhnya itu akan merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegasnya.

 

Sugiyanto menambahkan, masa remaja merupakan masa emas yang menentukan masa depan. Karena itu, ia berpesan agar siswa menjaga pergaulan, menghormati orang tua dan guru, menggunakan waktu dengan bijak, serta berani berkata tidak pada ajakan yang mengarah pada kenakalan.

 

“Tetap semangat belajar dan jadilah generasi yang unggul. Doa orang tua dan guru sangat menentukan keberhasilan kalian,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengapresiasi langkah Kapolsek Wonorejo yang turun langsung memberikan pembinaan kepada para pelajar. Menurutnya, pendekatan edukatif merupakan upaya pencegahan dini terhadap kenakalan remaja.

 

“Kami mendorong seluruh jajaran untuk dekat dengan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Pesan moral kepada anak-anak sekolah sangat penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan cinta tanah air,” kata Kapolres.

More To Explore

Fashion

Asa Penjual dan Pengrajin di Balik Redupnya Tren Batu Akik: Tetap Bertahan, Andalkan Kualitas dan Hubungan Baik dengan Pelanggan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Batu Akik “tidak bersinar” seperti dulu lagi. Bukan soal batunya, tapi soal trennya. Redupnya tren Batu Akik memang terlihat beberapa tahun belakangan. Berbeda dengan periode 2014-2015 silam. Di mana demam Batu Akik menular di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk di Kota Surabaya   Di ibukota Propinsi Jawa Timur

Fashion

Pererat Silaturahmi Ke Tokoh Ulama, Kapolres Sampang Gelar Baksos Air Bersih di Ponpes Miftahut Thullab dan Salurkan Bantuan ke Warga

Sampang – Liputanjatimbersatu.com. Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melaksanakan kegiatan silaturahmi Kamtibmas sekaligus bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahut Thullab (Ponpes Gedangan), Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Rabu (12/08/2026) pagi.   Kegiatan yang dimulai pukul 09.35 WIB ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian dan