Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Warga Kampung Seng Gempar, Sopir Box Mati Mendadak 

 

Surabaya – Seorang sopir yang mengemudikan Tru Box Nopol L -8006- BX meninggal dunia secara mendadak saat melakukan pengiriman barang di Ekspedisi PT. Agus di Jalan Kampung Seng Surabaya. Kejadian tersebut, sempat gempar setelah puluhan warga mengetahui.

 

Kepada awak media ini dilokasi, salah satu warga sekitar mengatakan, meninggalnya secara mendadak seorang sopir diketahui pada hari Kamis Siang ini tanggal 2 Oktober 2025, sekira pukul 10.40 Wib.

 

“Informasinya sopir itu, sudah bongkar muat barang kiriman. Namun, istirahat sejenak untuk tidur dan tidak bangun-bangun (meninggal dunia),” ucapnya.

 

“Selain itu, informasi identitas atau nama sopirnya adalah Safi’i asal Kediri Jawa Timur,” sambun warga disekitar lokasi kepada wartawan ini.

 

Tak lama berselang dari kejadian yang menggemparkan tersebut, pihak Kepolisian setempat dan Satpol-PP mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan.

 

Hingga berita dipublikasikan ke media massa, wartawan ini masih belum mendapatkan keterangan resminya terkait penyebab kematian seorang sopir tersebut.

 

@hesim

More To Explore

Fashion

Gelar Green Policing di Pantai Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bersihkan Lingkungan dan Bagikan Sembako

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kepedulian sosial melalui aksi Green Policing di kawasan Pantai Kenjeran, Jumat (23/10/2026). Selain menggelar kerja bakti pembersihan pesisir, jajaran kepolisian juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga setempat. Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres

Fashion

FRIC Jatim Bersuara Keras! Dugaan Tangkap Lepas di Peneleh Harus Dijelaskan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com — Informasi mengenai dugaan tangkap lepas terhadap seseorang berinisial atau bernama M Sama A di kawasan Peneleh, Surabaya, menjadi perhatian Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur. Organisasi wartawan tersebut meminta Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi dugaan pengamanan pada 9 Oktober 2026 dan kabar