Liputan Jatim Bersatu

Pesan Mendalam Kakorlantas Kepada Jajaran Polantas, Maksimal Bantu Masyarakat

  Jakarta, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., S.I.K., M.Hum., meminta kepada seluruh Polantas di tanah air untuk selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. Dia mengingatkan jajarannya untuk melaksanakan tugas dengan hati yang ikhlas dan niat yang tulus.   “Baju Polantas bukan sekadar seragam. Itu adalah janji kepada masyarakat, bahwa di setiap jalan, ada sosok yang siap menolong, bukan untuk menakuti,” kata Irjen Pol. Agus dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).   Irjen Pol. Agus mengingatkan, bahwa seragam biru langit bukanlah pelindung dari lelah, melainkan pengingat agar kuat melayani dengan empati dan kejujuran. Dia meminta para Polantas hadir memberi rasa aman kepada masyarakat sekaligus membantu jika terjadi kecelakaan, kemacetan, atau kesulitan di jalan.     “Yang akan diingat masyarakat bukan pangkat di pundak kita, tetapi bagaimana cara kita untuk memperlakukan mereka,” ujarnya.   Kakorlantas Polri mengingatkan tugas Polantas bukan sekadar menertibkan lalu lintas, melainkan memberikan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. Dia pun kembali menegaskan, seragam mereka bukan sebagai simbol kekuasaan, melainkan simbol pertolongan dan kepercayaan.     “Seragammu bukan untuk ditakuti. Seragammu adalah cahaya bagi mereka yang membutuhkan pertolongan di jalan,” imbuhnya.     (Redaksi)

Polantas Menyapa, Ditlantas Polda Jabar Dekatkan Layanan Humanis Kepada Warga Masyarakat

Jawa Barat – LiputanJatimBersatu,com.  Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempererat kedekatan antara Polri dengan masyarakat, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar program “Polantas Menyapa” di Kantor Samsat Kota Bandung Barat, Jalan Pajajaran, Bandung.   Personel Dit Lamtas Polda Jabar selalu sigap memberikan pelayanan humanis dan informatif kepada para wajib pajak kendaraan bermotor.   Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Program “Polantas Menyapa” merupakan salah satu inovasi Ditlantas Polda Jabar yang bertujuan memperkuat komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan administrasi kendaraan bermotor. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan petugas untuk mendapatkan informasi seputar prosedur pembayaran pajak, pengesahan STNK, serta berbagai layanan lainnya di Samsat.   “Tidak hanya fokus pada pelayanan administrasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kendaraan dan kesadaran membayar pajak tepat waktu.” ujarnya, Minggu (12/10/2025).   Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol. Dodi Darjanto S.I.K., M.H mengajak warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban berlalu lintas serta mendukung program pemerintah dalam optimalisasi pendapatan daerah.   “Kami ingin masyarakat merasa lebih dekat dan nyaman saat berurusan di Samsat. Melalui Polantas Menyapa, kami hadir bukan hanya untuk melayani, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan memberikan solusi,” ungkapnya.   Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Banyak warga mengapresiasi langkah Polri dalam menghadirkan pelayanan yang lebih transparan, cepat, dan bersahabat. Kehadiran petugas yang komunikatif di tengah masyarakat dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.   Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin di lingkungan Samsat Kota Bandung Barat. Dengan begitu, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus terjalin demi mewujudkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan terpercaya.   Bandung 12 Oktober 2025   Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Hari Libur, Polda Jabar Patroli Pengamanan di Objek Wisata Alam Curug Batu Templek

Jawa Barat – LiputanJatimBersatu,com. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Richmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa Subdit Wisata Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan patroli pengamanan di Objek Wisata Alam Curug Batu Templek, yang berlokasi di Kampung Sentakdulang, Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, pada Minggu (12/10/2025).   Kegiatan patroli ini dilaksanakan sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan personel yang terlibat terdiri dari Ipda Mutia Teny selaku perwira pengendali, serta Aipda Erwin, Bripka Agus Nurjaman, Briptu Anggi Nur Fitri, dan Bripda Rizki Zenuis Napitupulu.   “Dalam pelaksanaannya, personel Ditpamobvit melakukan kunjungan langsung ke area wisata, berkoordinasi dengan pengelola serta memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung dan pihak manajemen. Petugas juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas keamanan dan keselamatan yang ada di lokasi, seperti pagar pembatas, papan peringatan, posko kesehatan, alat pemadam api ringan (APAR), serta ketersediaan CCTV dan jalur darurat.” ujar Kabid Humas.   Selain itu, petugas turut melakukan pengawasan area parkir dan berkoordinasi dengan petugas parkir guna memastikan situasi tetap tertib dan aman bagi para wisatawan. Dari hasil kegiatan, tercatat jumlah pengunjung mencapai sekitar 200 orang. Patroli ini juga berhasil meningkatkan sinergitas antara pihak kepolisian dengan pengelola objek wisata, menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat yang berwisata di Curug Batu Templek.   Melalui kegiatan ini, Ditpamobvit Polda Jabar berharap terjalin komunikasi yang baik dan berkelanjutan dengan pengelola objek wisata alam di wilayah Jawa Barat, sebagai upaya bersama dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengunjung.   Bandung, 12 Oktober 2025   Dikeluarkan Oleh Bidhumas Polda Jabar

Peduli Pendidikan, Sat Brimob Polda Jabar Hadirkan Bus Gratis Antar Pelajar Sekolah

Jabar – LiputanJatimBersatu,com. Satbrimob Polda Jawa Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program “Bus Sekolah Gratis”, yang dilaksanakan di Kampung Maribaya, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.   Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri, khususnya Korps Brimob, dalam mendukung dunia pendidikan dan membantu mobilitas para pelajar di wilayah pedesaan.   Anggota Sat Brimob Polda Jabar melaksanakan penjemputan dan pengantaran siswa-siswi sekolah dengan menggunakan bus sekolah gratis milik Satbrimob. Rute yang dilalui mencakup perjalanan dari Cineam menuju Terminal Cibeureum, Kabupaten Tasikmalaya.   Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira menaiki bus yang disiapkan secara khusus tersebut. Selain memberikan kenyamanan, kegiatan ini juga membantu mengurangi beban biaya transportasi bagi para pelajar dan orang tua mereka.   Program bus sekolah gratis ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Sat Brimob Polda Jabar dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, peduli, dan berdaya.   Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. dalam keterangannya menyampaikan, “Program Bus Sekolah Gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian Satbrimob Polda Jabar terhadap masyarakat, khususnya para pelajar yang menjadi generasi penerus bangsa. Kami ingin hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pelayanan sosial seperti ini. Semoga kegiatan ini dapat membantu anak-anak kita menempuh pendidikan dengan lebih mudah dan semangat.” ujarnya, Minggu (12/10/2025)   Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh keceriaan. Melalui inisiatif seperti ini, Satbrimob Polda Jabar terus menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya masyarakat yang cerdas, aman, dan sejahtera di wilayah Jawa Barat.   Bandung 12 Oktober 2025   Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Diduga Tersengat Aliran Listrik PLN, Polisi: Kami Dalami Proses Penyelidikan

Jawa Barat – LiputanJatimBersatu,com. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengataksn bahwa Warga Desa Talagasari dihebohkan dengan peristiwa warga yang meninggal dunia diduga tersengat aliran arus listrik PLN tegangan tinggi pada Sabtu, 11 Oktober 2025, malam. Peristiwa itu dialami HM (27) yang merupakan warga Desa Talagasari Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.   “Peristiwa itu terjadi di Dusun Sukahurip Rt.015 Rw.007, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Itu diketahui sekira pukul 18.00 WIB ketika seorang warga Dusun Sukahurip yang pulang dari mushola melihat ada sepeda motor dan korban tergelatak dipinggir jalan dalam keadaan kabel listrik (PLN) menempel pada bagian tubuh korban,” ujar Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP H. Hidayatullah, SH., S.I.K. Minggu (12/10/2025).   “Sebelumnya sekira pukul 17.45 WIB, korban berpamitan dengan keluarga hendak keluar berbelanja ke warung menggunakan sepeda motornya yang tidak jauh dari rumah korban,” ucapnya.   Mengetahui hal itu, warga yang melihat korban tergeletak langsung memberitahu rekannya dan meminta pertolongan serta berusaha menghubungi pihak PLN Kawali. Setelah listrik dimatikan oleh pihak petugas PLN Kawali korban dievakuasi dan dibawa dengan kendaraan ambulance untuk dibawa ke Puskesmas Kawali, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara medis.   “Pada saat korban ditemukan diduga sudah meninggal akibat tersengat aliran arus listrik PLN dari kabel yang putus dan melintas ke area jalan yang mengenai tubuh korban. Berdasarkan keterangan pihak medis pun pada saat dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Kawali korban sudah meninggal dunia. Tidak juga ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan dibagian tubuh korban. Diduga meninggal dunia akibat tersengat aliran arus listrik PLN tegangan tinggi,” katanya.   Korban sudah dibawa kerumah duka dan segera dilakukan proses pemakaman. Anggota Bhabinkamtibmas turut serta membantu dan hadir selama proses evakuasi hingga ke rumah duka.   “Sementara Unit Reskrim Polsek Kawali Polres Ciamis Polda Jabar terus mendalami peristiwa yang mengakibatkan meninggal dunia. Saat ini kami masih dalam proses penyelidikan oleh Tim Reskrim Polsek Kawali Polres Ciamis Polda Jabar,” tutup Kapolres.   Bandung, 12 oktober 2025   Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

From Jakarta to the World: The Journey of Wilson Lalengke”

  New York City – It was a quiet Sunday evening, October 5, 2025, when Wilson Lalengke stood at Soekarno-Hatta International Airport, surrounded by family and colleagues. The air was thick with anticipation. He wasn’t just boarding a flight—he was stepping into history. As Chairman of the Indonesian Citizen Journalists Association (Persatuan Pewarta Warga Indonesia – PPWI), Wilson had been invited to speak before the United Nations Fourth Committee in New York. His mission? To deliver a petition on behalf of those whose voices had long been silence.   The flight to New York was long, but for Wilson, it was a time of reflection. He thought about the stories he’d heard from victims of injustice, the journalists who risked everything to report the truth, and the communities across Asia and Africa still struggling for basic freedoms. He wasn’t just carrying a speech—he was carrying their hope.   When he arrived in New York on October 7, the city greeted him with its usual buzz. But inside the UN Headquarters, the atmosphere was solemn. Delegates from around the world gathered to discuss issues of decolonization, peacekeeping, and human rights. And there, amid the suits and diplomatic jargon, stood Wilson—a citizen journalist from Indonesia, ready to speak truth to powe   His address to the Fourth Committee was powerful. He spoke of extrajudicial killings, arbitrary detentions, and the erosion of political freedoms. He didn’t mince words. He didn’t speak in abstractions. He told real stories—of real people. And in doing so, he reminded the world that justice isn’t just a policy—it’s a promise.   Over the next few days, Wilson met with UN officials, civil society leaders, and members of the international press. He shared Indonesia’s perspective, but more importantly, he listened. He listened to stories from Moroccan Sahara, from Myanmar, from the Congo. And in those conversations, he found common ground: the universal yearning for dignity, for voice, for peace.   And now, tonight—Saturday, October 11—Wilson is once again at an airport. This time, it’s JFK in New York. At 10:00 PM, he’ll board his Etihad Airways flight back to Jakarta. He’s tired, no doubt. But he’s also fulfilled. Because he didn’t just attend a meeting—he made a mark.   He’s expected to land in Jakarta on Monday morning, October 13, at 10:00 AM WIB. And when he does, he won’t just be returning as a traveler. He’ll be returning as a messenger—carrying with him the echoes of a global conversation, and the responsibility to keep that conversation alive at home.   Wilson’s journey reminds us that diplomacy isn’t just for politicians. It’s for anyone with the courage to speak, the humility to listen, and the conviction to act. From Jakarta to New York and back again, he’s shown that one voice—when grounded in truth—can resonate across ocean.   And that, perhaps, is the most powerful story of all.       (Pak Sahril)

Misi di PBB Tuntas, Wilson Lalengke Bertolak dari New York Kembali ke Jakarta Hari Ini

  New York City — LiputanJatimBersatu,com. Aktivis hak asasi manusia dan pemimpin jurnalisme warga Indonesia, Wilson Lalengke, telah resmi menyelesaikan tugasnya sebagai petisioner di hadapan Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berakhir kemarin, Jumat, 10 Oktober 2025. Hari ini, Sabtu 11 Oktober 2025, ia akan bertolak kembali dari New York City ke Jakarta, pada pukul 22.00 waktu setempat dengan pesawat Etihad Airways.   Kepulangannya menandai berakhirnya tugas selama seminggu di Markas Besar PBB, di mana ia menyampaikan petisi resmi dan berpartisipasi dalam diskusi tingkat tinggi tentang dekolonisasi global dan isu-isu hak asasi manusia. Ia diperkirakan akan tiba di Jakarta pada Senin, 13 Oktober, pukul 10.00 WIB.   Selama masa tugasnya di New York, Wilson Lalengke mewakili suara komunitas terpinggirkan dan menekankan pentingnya jurnalisme akar rumput dalam membentuk narasi global. Kehadirannya di Komite Keempat PBB, juga merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk memperkuat perspektif Asia Tenggara, khususnya Indonesia, tentang HAM, perdamaian, keadilan, dan demokrasi.   Sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), partisipasi Wilson Lalengke menandai semakin besarnya peran Indonesia dalam dialog masyarakat sipil internasional. Kepulangannya diharapkan dapat memicu diskusi lebih lanjut di dalam negeri tentang keterlibatan Indonesia dengan lembaga-lembaga global dan kekuatan advokasi yang dipimpin oleh warga negara.       (Pak Sahril)

Kapolres Bungo Tegaskan Kepada Masyarakat Hentikan Aktivitas PETI

  LiputanJatimBersatu,com. Muaro Bungo Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono S.Kom, M.Si, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.   Kapolres Bungo menegaskan, kegiatan PETI merupakan tindakan melanggar hukum yang dapat merusak lingkungan serta membahayakan keselamatan warga.   Melalui imbauan ini, Perwira Menengah Polres Bungo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam serta mendukung upaya pemerintah dan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.   “Polres Bungo akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum dan pencegahan terhadap aktivitas PETI. Kami berharap masyarakat tidak terlibat atau mendukung kegiatan ilegal tersebut,” tegas AKBP Natalena Eko Cahyono.   Kapolres Bungo juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah desa untuk ikut aktif memberikan edukasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing, agar wilayah Bungo terbebas dari aktivitas penambangan ilegal.(Hms)

DPW FAST RESPON INDONESIA CENTER Prop. Kalbar Ucapkan Selamat dan Sukses untuk Kapolda Kalbar.

  Kubu Raya, Kalbar – LiputanJatimBersatu,com. Ketua DPW Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Propinsi Kalimantan Barat mengucapkan Ucapan selamat kepada Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.H., M.H., Minggu (12/10/2025).   Rabi menjelaskan, “Saya secara pribadi dan selaku Ketua Perkumpulan Wartawan FRIC Propinsi Kalimantan Barat bersama keluarga besar FRIC mengucapkan SELAMAT dan SUKSES untuk Pak Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.H., M.H., telah meraih gelar Doktor nya, bidang studi Doktor Ilmu Hukum,” ujar ketua Rabi.   Rabi juga panjatkan doa kepada Allah semata Allah dengan bertambahnya gelar, kiranya Tuhan senantiasa memberkati dan melindungi Pak Kapolda dan Keluarga semasa pengabdiannya kepada bangsa dan negara tercinta Republik Indonesia, Amin.   Penulis: Humas FRIC Kalbar.

FRIC DPW Jatim Soroti Pekerjaan U-Ditch di Tambak Wedi Tengah 5: Diduga Tidak Sesuai Spek dan Dikerjakan Asal-asalan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com — Forum Respon Indonesia Center (FRIC) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur kembali mengkritisi pelaksanaan proyek infrastruktur di wilayah Surabaya. Kali ini, organisasi sosial kontrol tersebut menyoroti pekerjaan pemasangan U-ditch atau gorong-gorong di kawasan Tambak Wedi Tengah 5, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan terindikasi dikerjakan secara asal-asalan.   Ketua FRIC DPW Jatim, Imam Arifin, mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan sejumlah aduan dari warga sekitar mengenai kualitas pekerjaan proyek tersebut. Warga menilai pengerjaan gorong-gorong itu tampak terburu-buru dan tidak memperhatikan mutu material maupun metode pemasangan.   “Kami menerima laporan masyarakat bahwa gorong-gorong yang baru dipasang sudah tampak retak dan tidak rapi. Saat kami turun langsung ke lokasi, hasilnya memang memprihatinkan. Pekerjaan terlihat tidak mengikuti standar teknis sebagaimana mestinya,” ujar Imam saat ditemui di Surabaya, Sabtu (12/10/2025).   Menurutnya, proyek semacam ini seharusnya memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan drainase dan genangan air. Namun, bila dikerjakan tidak sesuai spek, justru akan menimbulkan kerugian di kemudian hari.   “Kalau pekerjaan U-ditch dilakukan asal-asalan, maka fungsinya bisa terganggu. Di musim hujan, air tidak akan mengalir dengan baik dan berpotensi menimbulkan banjir. Ini jelas merugikan masyarakat,” tegas Imam.   Selain menemukan indikasi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, tim FRIC juga menduga ada pengurangan volume pekerjaan di lapangan. Beberapa bagian tampak tidak menggunakan campuran semen sesuai takaran, serta kedalaman pemasangan yang dinilai tidak sesuai ketentuan.   “Kami menduga ada pengurangan volume dan kualitas. Ada bagian yang hanya diplester tipis, bahkan ada gorong-gorong yang tampak tidak sejajar. Jika ini benar dibiarkan, maka akan cepat rusak dan tidak bertahan lama,” jelasnya.   FRIC menilai lemahnya pengawasan dari pihak dinas terkait menjadi salah satu penyebab munculnya pekerjaan asal-asalan. Oleh karena itu, mereka mendesak agar instansi pelaksana proyek segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.   “Kami minta pihak dinas, terutama pengawas lapangan, jangan hanya menerima laporan di atas kertas. Coba lihat sendiri di lapangan bagaimana kondisinya. Masyarakat butuh transparansi dan akuntabilitas,” kata Imam menambahkan.   Warga sekitar Tambak Wedi Tengah 5 yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut pekerjaan dilakukan dengan terburu-buru, bahkan sempat mengganggu akses warga.   “Pekerja datang cuma beberapa hari, langsung pasang gorong-gorong, tapi hasilnya amburadul. Ada yang miring dan semenya cepat rontok. Kalau hujan deras, air malah keluar ke jalan,” keluh warga tersebut.   Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor pelaksana maupun Dinas terkait di Pemerintah Kota Surabaya. Media ini telah berupaya menghubungi pihak yang bertanggung jawab untuk meminta konfirmasi, namun belum mendapatkan jawaban.   FRIC menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan bila perlu akan melaporkannya ke aparat penegak hukum apabila ditemukan adanya indikasi penyimpangan anggaran.   “Kami bukan hanya akan bersuara, tapi juga akan menempuh langkah hukum jika terbukti ada unsur penyimpangan dana publik. Setiap rupiah dari uang rakyat harus digunakan sebaik-baiknya, bukan untuk kepentingan pribadi,” pungkas Imam Arifin   @Saniman