Liputan Jatim Bersatu

Pengamanan Tahap II Kasus Penembakan WNA Australia, Dipimpin Langsung Oleh Kapolres Badung

Mangupura – LiputanJatimBersatu,com. Kepolisian Resor Badung melaksanakan pengamanan tahap II (pelimpahan tersangka dan barang bukti) dalam kasus penembakan yang terjadi di Villa Casa Santisya, Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.     Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara, S.H., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla turun langsung memimpin pengamanan terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Australia, yakni DFJ (37), TPM (27), dan CM (23), yang merupakan tersangka utama dalam kasus tersebut. Rabu (15/10/25)     Pengamanan dilakukan secara ketat dengan melibatkan personel gabungan dari Satreskrim, Satsamapta, Intelkam, serta dukungan pengamanan dari Sat Brimob Polda Bali.     Ketiga tersangka dibawa dari Lapas Kelas II A Kerobokan menuju Kejaksaan Negeri Badung untuk proses hukum lebih lanjut. Kapolres memastikan seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur.     Dalam keterangannya, Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara menyatakan bahwa penanganan kasus ini menjadi atensi penuh pihak kepolisian mengingat melibatkan WNA dan menyangkut keamanan serta citra pariwisata Bali.     “Kami ingin menunjukkan bahwa Bali, khususnya wilayah hukum Polres Badung, memiliki sistem penegakan hukum yang tegas, profesional, dan tidak pandang bulu. Semua warga, baik lokal maupun asing, sama di hadapan hukum,” tegasnya.     Kapolres juga menambahkan bahwa proses ini bukan hanya sekadar prosedur hukum, tetapi juga bentuk komitmen Polres Badung dalam menjaga kepercayaan publik, baik dari masyarakat lokal maupun internasional.     “Kejadian ini harus menjadi pengingat bahwa tindakan kekerasan tidak memiliki tempat di Bali. Kami pastikan bahwa semua proses hukum berjalan dengan transparan dan akuntabel,” imbuhnya.     Lebih lanjut, AKBP Arif Batubara berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Badung.     “Kami akan terus meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing di wilayah kami. Harapannya, Bali tetap menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan bebas dari tindak kekerasan,” tutupnya.

1×24 Jam Pelaku Pembunuhan Di Pasar Angso Duo Menyerahkan Diri Ke Polsek Telanaipura” Motif Cemburu”

Kota Jambi – LiputanJatimBersatu,com. Lagi-lagi faktor cemburu yang mengakibatkan hilangnya nyawa , terjadi di Pasar Angso Duo Kota Jambi.kejadian pada Selasa 14 Oktober 2025 pukul 02.30 wib   Kapolsek Telanai AKP Reza Fahlevy menyampaikan saat konferensi pers didampingi Kanit Reskrim di Mapolsek Telanai bahwa Korban inisial TH, 44 tahun, dan Pelaku YS, 36thn, Laki”, Karyawan, Rt 23, Desa Tanjung ilir Kumpeh Ilir Muaro Jambi. Motif : Cemburu (diduga istri pelaku selingkuh dengan korban)   Kronologis : Korban bersama anaknya (pelapor) pergi belanja ke pasar angso duo untuk berbelanja, tidak lama kemudian pelapor menerima telpon bahwa korban berkelahi dengan orang lain, pelapor menuju TKP saat di tkp pelapor mendapati korban sedang dibawa dengan sepeda motor menuju Rumah Sakit Bhayangkara   Pelapor pun diantar warga ke RS. mengikuti korban, sesampai di IGD RS Bhayangkara , dokter menjelaskan bahwa korban sudah meninggal dunia   Berdasarkan kejadian pada pukul 03.20 opsnal unit reskrim dipimpim langsung Kanit Reskrim Polsek Telanaipura Ipda B. Lumban Raja, S.H. melakukan penyelidikan lebih lanjut sekira pukul 05.00 Wib .   Kanit Reskrim memperoleh no handphone pelaku berupaya melakukan komunikasi dengan pelaku dan keluarga pelaku agar sesegera mungkin menyerahkan diri ke pihak kepolisian, dengan meyakinkan pelaku bahwa terhadap pelaku akan diberikan perlindungan asalkan secepat menyerahkan diri   Atas perbincangan via telp pelaku pun menuruti permintaan kanit reskrim untuk menyerahkan diri. Dan sekira pukul 07.00 disepakati titik pertemuan yaitu didepan Polresta Jambi guna menyerahkan diri” pungkas Kanit Reskrim

POLISI SAHABAT ANAK, DITPOLAIRUD POLDA JAMBI EDUKASI SISWA RA AL-IKHLAS TENTANG DUNIA MARITIM

  Kota Jambi – LiputanJatimBersatu,com. Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi kembali melaksanakan program Polisi Sahabat Anak bersama siswa-siswi RA Al-Ikhlas Kota Jambi, Rabu (15/10/2025).   Kegiatan yang digelar di Kelas Polsanak dan atas Kapal LCT Ditpolairud Polda Jambi ini dipimpin langsung oleh Wadirpolairud Polda Jambi, AKBP Abilio Dos Santos.   Dalam kesempatan tersebut, para peserta yang merupakan anak-anak usia dini mendapat edukasi ringan dan menarik seputar tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Polairud, diperkenalkan dengan berbagai peralatan SAR, serta diajak berwisata edukatif di Sungai Batanghari menggunakan Kapal LCT.   Wadirpolairud menjelaskan, kegiatan ini dikemas dengan cara yang menyenangkan agar anak-anak dapat belajar mengenal lebih dekat dengan sosok polisi, khususnya Polairud, yang bertugas menjaga keamanan di perairan.   Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh keceriaan. Pihak sekolah pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Jambi atas pengalaman berharga dan sambutan hangat yang diberikan kepada para siswa.   Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan program rutin yang dilaksanakan Ditpolairud Polda Jambi.   > “Program ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, rasa cinta tanah air, serta mengenalkan tugas Polairud kepada anak usia dini dengan cara yang edukatif dan menyenangkan,” ujar Dirpolairud.       Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda, semakin erat dan menumbuhkan rasa percaya serta bangga terhadap institusi kepolisian.

Kapolres Tanjung Jabung Timur Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolres Dan Kabag SDM

LiputanJatimBersatu,com. Polres Tanjab Timur pagi ini kembali menggelar upacara serahterima jabatan dilingkungan Polres Tanjab Timur, adapun jabatan yang diserahterimakan dari pejabat lama ke pejabat baru adalah Waka Polres Tanjab Timur dari Kompol Dr. Novrizal. S.Sos.,M.H kepada Kompol Muhammad Ridha, M.M. dan Kabag SDM Polres Tanjab Timur dari Kompol Darmadi, S. Pdi, kepada Akp Orivan Irnanda, S.H., kegiatan serahterima jabatan ini dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Tanjab Timur, Rabu (15/10/2025).   Upacara serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Timur AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H. didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanjab Timur Ny. Rika Wicak serta dihadiri Pejabat Utama, Kapolsek, Perwira dan personil Polres Tanjab Timur.   Saat memberikan arahan, Kapolres Tanjab Timur, mengatakan penugasan dilingkungan Polri, merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari pimpinan kepada personel yang bersangkutan sebagai reward atau penghargaan, guna meniti karir di lingkungan Polri. Dengan demikian diharapkan diperoleh kemantapan, pengalaman jabatan yang beragam dan selanjutnya mampu menyongsong tantangan tugas dimasa mendatang dimana trend perkembangan situasi kamtibmas semakin meningkat”, pungkas Kapolres.   Kapolres mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada para pejabat lama “Saya memberikan apresiasi atas pengabdian pejabat lama, yang selama ini telah mengabdi dan berdedikasi selama bertugas di Polres Tanjab Timur, saya harap tetap jalin hubungan baik dan silaturahmi dengan personil Polres Tanjab Timur, “ujarnya.   Kapolres juga memberikan semangat kepada pejabat baru yang akan melaksanakan tugas dan tetap jalin hubungan baik juga silaturahmi dengan personil Polres Tanjab Timur.

POLRES PASURUAN GELAR OPS GAKTIBPLIN DAN MITIGASI, TINGKATKAN DISIPLIN ANGGOTA POLRI

PASURUAN — LiputanJatimBersatu,com. Polres Pasuruan melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) serta kegiatan mitigasi di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Pasuruan pada Rabu (15/10/2025).   Kegiatan ini digelar untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh personel Polri di lingkungan Polres Pasuruan. Kasi Propam Polres Pasuruan, AKP Arif Rahman Hakim, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat perintah Kapolres Pasuruan Nomor Sprin/1273/X/HUK.12.10./2025 dan Sprin/1274/X/HUK.12.10./2025 tertanggal 1 Oktober 2025.   “Kami melaksanakan Ops Gaktibplin dan Mitigasi sebagai langkah preventif agar tidak ada pelanggaran disiplin maupun kode etik di internal Polres Pasuruan. Sasaran kami meliputi pemeriksaan surat identitas diri, kelengkapan kendaraan dinas maupun pribadi, serta kerapian sikap tampang dan gampol anggota,” ujar AKP Arif Rahman Hakim.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 08.30 WIB itu diikuti oleh seluruh personel Polres Pasuruan. Sebelum pemeriksaan dimulai, seluruh anggota menerima arahan dari Kasi Propam terkait pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme sebagai anggota Polri. Lebih lanjut, AKP Arif menambahkan bahwa dalam pelaksanaan operasi kali ini tidak ditemukan adanya pelanggaran.   “Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan pelanggaran. Ini menunjukkan kesadaran dan kedisiplinan anggota Polres Pasuruan semakin meningkat,” jelasnya.   Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya upaya penegakan disiplin internal sebagai bentuk komitmen Polres Pasuruan untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.   “Penegakan disiplin di tubuh Polri adalah langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa setiap anggota Polres Pasuruan menjadi teladan dalam bersikap dan bertugas,” tegas Kapolres.   Kegiatan berlangsung lancar dan kondusif hingga selesai. Melalui operasi ini, Polres Pasuruan berharap dapat memperkuat budaya disiplin serta mewujudkan personel Polri yang Presisi dan berintegritas sesuai dengan arahan pimpinan.

BRIPKA NONO TERIMA KUNJUNGAN PAUD DESA DARMA, EDUKASI TENTANG LALU LINTAS DAN FUNGSI KEPOLISIAN

KUNINGAN JABAR, – LiputanJatimBersatu,com. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar S.I.K., M.Si. Melalui Kapolsek memerintahkan Anggota Polsek Darma untuk melaksanakan Patroli untuk mengantisipasi tindak kejahatan di wilayah hukum Polsek Darma agar tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.     Bripka Nono, anggota Polsek Darma, menerima kunjungan dari anak-anak PAUD Desa Darma dalam rangka kegiatan edukatif yang berlangsung pada hari ini, dalam suasana yang aman, lancar, dan kondusif.   Kegiatan ini diawali dengan sambutan hangat dari Bripka Nono kepada para siswa dan guru pendamping. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh jajaran Polsek Darma.   Dalam kegiatan tersebut, Bripka Nono memberikan materi tentang tata tertib berlalu lintas yang disampaikan dengan metode yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak usia dini. Ia juga mengajarkan dasar-dasar baris-berbaris sebagai bagian dari pembentukan disiplin sejak dini.   Selain itu, anak-anak juga dikenalkan dengan berbagai macam fungsi kepolisian, seperti fungsi lalu lintas, reserse, binmas, dan sabhara, guna menanamkan pemahaman bahwa polisi adalah sahabat anak dan bertugas melindungi serta melayani masyarakat.   Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Darma dalam mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat, khususnya generasi muda, serta sebagai sarana pendidikan sejak usia dini tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan kedisiplinan.   “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang berharga bagi anak-anak, serta menumbuhkan rasa cinta dan percaya terhadap institusi kepolisian,” ujar Bripka Nono.   Dengan berlangsungnya kegiatan ini secara aman, lancar, dan penuh keceriaan, Polsek Darma menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan karakter dan pembentukan kesadaran hukum sejak dini di lingkungan masyarakat.

Menko Polkam Tegaskan Penguasaan AI sebagai Tanggung Jawab Strategis

JAKARTA – LiputanJatimBersatu,com. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa penguasaan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) merupakan tanggung jawab strategis bangsa. AI dinilai akan menjadi alat kunci untuk memperkuat koordinasi kebijakan, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan sistem deteksi dini gangguan di bidang politik dan keamanan.   “Memahami dan menguasai AI adalah bagian dari tanggung jawab strategis untuk mendukung fungsi koordinasi dan pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan terukur,” ujar Djamari dalam acara Sosialisasi dan Pengenalan AI bagi Aparatur Kemenko Polkam di Jakarta, Selasa (14/10/2025).   Meski membawa banyak manfaat, Menko Polkam juga mengingatkan sejumlah risiko serius yang menyertai perkembangan AI, seperti penyalahgunaan deepfake, disinformasi algoritmik, dan ancaman keamanan siber. Menurutnya, hal ini menuntut pemahaman yang mendalam tentang etika, keamanan, dan tata kelola AI yang ketat.   “Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Kemenko Polkam agar semakin adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan teknologi,” tegasnya.   Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus menekankan pentingnya konsep smart defence yang cerdas, efisien, dan terintegrasi untuk menghadapi berbagai ancaman modern, terutama di ranah siber.   Sementara itu, Deputi Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, memaparkan tiga fokus utama dalam mengawal pengembangan AI. Ketiganya adalah koordinasi lintas kementerian untuk memastikan penggunaan AI terkendali, integrasi infrastruktur data untuk kedaulatan data nasional, serta pencegahan penyalahgunaan AI yang dapat mengancam stabilitas politik dan keamanan nasional.   Acara sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Pengamat Teknologi Informasi Yono Reksoprodjo dan Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Wahyu Andrianto. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, beserta seluruh Deputi dan pejabat eselon II di lingkungan Kemenko Polkam.***

Tidak Berhasil Merampok Korban Kriminalisasi Rp. 50 Juta, Oknum Polres Jakarta Pusat Lanjutkan Proses Perkara

Jakarta, LiputanJatimBersatu,com. Masih ingat kasus seorang ibu ditahan bersama bayinya berusia 9 bulan di Polres Jakarta Pusat beberapa waktu lalu? Kasus yang sangat jelas merupakan perkara perdata ini tetap dilanjutkan prosesnya oleh oknum-oknum di kantor para wereng coklat itu.   Walaupun sempat ditangguhkan penahanannya, kasus yang berawal dari kesepakatan jual-beli mobil antara Apiner Semu (pelapor) dengan Rina Rismala Soetarya (terlapor) tetap diproses pidana. Juga, walaupun sudah ada niat baik kedua belah pihak untuk berdamai, namun Pak Pol ternyata punya kewenangan yang bisa digunakan sewenang-wenang, sesuka-hati. Rakyat dipaksa legowo menerima perlakuan _unlawful_ tersebut.   Usut punya usut, intip punya intip, ditemukan dugaan kuat bahwa Pak Pol kesal terhadap terlapor, sehingga kasus kriminalisasi tersebut tetap dilanjutkan. Kekesalan pertama, Pak Pol belum dapat setoran sesuai nominal yang secara lisan disampaikan kepada korban dan pengacaranya, Rp. 50 juta. Katanya, uang itu untuk penggantian uang atasannya yang dipakai wara-wiri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, dan lain sebagainya. Jika dananya sudah disetor, perkara ditutup.   Kekesalan kedua, karena Pak Pol diberita-viralkan ke seluruh negeri atas kasus tersebut. “Pak Penyidik berterus-terang kepada saya bahwa mereka kesal atas pemberitaan yang viral tentang kasus kriminalisasi Ibu Rina ini sehingga kasusnya tetap dilanjutkan, mereka dendam atas pemberitaan,” ungkap naramber terpercaya, advokat nasional yang kini turut menangani kasus tersebut, Selasa, 14 Oktober 2025.   Menanggapi perkembangan kriminalisasi warga Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, tersebut, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, merespon singkat dengan mengatakan itulah Polisi Endonesah. “Yaa, mau bilang apa lagi? Kata kawan saya, seorang polisi, ‘itulah Polisi Endonesah’, yang salah jadi benar, yang benar jadi salah,” ujar alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini dan menambahkan, “Hepeng mangator nagara on,” alias uang menyelesaikan segala perkara.   Dari pantauan lapangan, korban kriminalisasi oknum Polres Jakarta Pusat berkolusi dengan pelapor Apiner Semu saat ini telah ditangani Kejari Jakarta Pusat. Tanpa memperhatikan permohonan dari keluarga, pihak Kejari dengan semangat empat-lima segera mengeksekusi tersangka ke Lapas Wanita Pondok Bambu.   “Saya sudah mohonkan pengalihan tahanan, tapi jaksa tetap ngotot menahan tersangka walaupun sanksi untuk pasal yang dituduhkan kurang dari lima tahun, tidak wajib ditahan. Akhirnya Ibu Rina harus berpisah dengan bayi kecilnya,” ungkap kuasa hukum tersangka, Advokat Ujang Kosasih, S.H., Team PH PPWI, sambil menambahkan bahwa, “Padahal jaksanya perempuan, tapi tidak punya hati, tidak berempati sebagai sesama perempuan yang punya anak kecil. Dia bilang mereka punya kewenangan sendiri untuk menahan tersangka.”   Ditanya terkait langkah hukum yang akan diambil, Ujang Kosasih mengatakan akan segera mengajukan gugatan pra-peradilan dengan menyeret petinggi dua institusi hukum, yakni Kapolri dan Jaksa Agung. “Kami juga akan melaporkan perilaku para oknum penyidik ke Divisi Propam Polri atas kasus kriminalisasi tersebut. Terdapat banyak kejanggalan dalam proses penetapan dan penahanan tersangka, yang publik sudah tahu dari pemberitaan masif atas kasus ini beberapa waktu lalu. Kita akan laporkan segera!” tegas advokat kelahiran Banten ini.       (Pak Sahril)

POLDA JABAR MENGHIMBAU SISWA SEKOLAH TIDAK TERPROVOKASI AJAKAN DEMO ANARKIS

Jawa Barat – LiputanJatimBersatu,com. Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengimbau Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat pembinaan terhadap para siswa, khususnya di wilayah yang terindikasi rawan terprovokasi ajakan unjuk rasa ke Jakarta. Langkah ini diambil setelah aparat berhasil mengamankan 417 siswa yang berencana mengikuti aksi demonstrasi pada bulan lalu di wilayah hukum Polda Jabar.   Wilayah yang menjadi fokus pembinaan meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Karawang, serta Kabupaten Purwakarta, di mana ditemukan adanya upaya provokasi terhadap pelajar melalui media sosial dan jaringan komunikasi tertentu.   Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa yang melibatkan pelajar tidak hanya menyalahi aturan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan mereka. “Pelajar seharusnya fokus pada pendidikan dan masa depan, bukan terseret dalam agenda-agenda kelompok tertentu yang ingin menunggangi isu sosial dan politik,” ujarnya.   Menurut Hendra, hasil penyelidikan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tersebut terprovokasi melalui flyer digital dan ajakan yang beredar di media sosial, yang dibuat dengan narasi menyesatkan untuk menarik simpati generasi muda. “Kami menemukan banyak konten provokatif yang sengaja dibuat untuk membangkitkan emosi dan sentimen negatif terhadap pemerintah,” tambahnya.   Sebagai langkah preventif, Polda Jabar telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, guru, serta pihak sekolah untuk memperkuat pembinaan mental dan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta kemampuan berpikir kritis agar para siswa tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang tidak benar.   “Pembinaan karakter, nasionalisme, dan literasi digital sangat penting untuk mencegah munculnya generasi yang mudah tersulut provokasi dan bertindak anarkis,” tegas Kabid Humas, Rabu (15/10/2025)   Selain itu, Polda Jabar juga mengingatkan bahwa keterlibatan pelajar dalam aksi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Kami tetap mengedepankan langkah pembinaan, tetapi bila ditemukan pihak-pihak yang sengaja memobilisasi pelajar, akan kami tindak tegas,” katanya.   Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusifitas wilayah Jawa Barat, terutama menjelang momentum-momentum nasional yang sering dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan provokasi.   “Harapan kami, sekolah dan orang tua berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak agar tidak ikut-ikutan dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan.   Bandung, 15 Oktober 2025   Dikeluarkan Oleh Bidhumas Polda Jabar

Polres Situbondo Kirim 20 Ton Jagung ke Bulog Bondowoso, Dukung Penyerapan Hasil Panen Petani

SITUBONDO – LiputanJatimBersatu,com. Polres Situbondo Polda Jatim terus memperkuat peran dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan memastikan hasil panen jagung petani lokal terserap oleh Perum Bulog.   Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pengiriman 20 ton jagung pipil ke Gudang Bulog Cabang Bondowoso.   Secara simbolis 20 ton jagung petani yang dimuat 2 unit truk dilepas menuju gudang Bulog Bondowoso oleh Wakapolres Situbondo Kompol Indah Citra Fitriani, S.I.K., M.Si., bersama Wakil Pimpinan Perum Bulog Cabang Bondowoso – Situbondo Panji Prasetyo.   Pengiriman 20 ton jagung pipil ke Gudang Bulog Cabang Bondowoso juga disaksikan oleh para Pejabat Utama Polres Situbondo serta Kapolsek Jajaran, pada Selasa (14/10/2025).   Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K. melalui Wakapolres Kompol Indah Citra Fitriani mengatakan, pengiriman tersebut merupakan hasil panen petani di wilayah Polsek Panarukan.   Sebelumnya, Polsek Besuki juga telah menyalurkan 10 ton jagung dan Polsek Panarukan 4 ton ke Bulog.   “Total hingga saat ini sudah 34 ton jagung yang dikirimkan ke Bulog. Kami terus berupaya agar hasil panen petani bisa terserap maksimal, sesuai standar yang ditetapkan Bulog,” ujar Kompol Indah.   Ia menegaskan, Polres Situbondo Polda Jatim tak hanya mendorong petani meningkatkan produktivitas, tetapi juga memastikan komoditas yang dihasilkan memenuhi standar kualitas Bulog, seperti kadar air dan mutu biji.   “Koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Bulog terus kami lakukan, agar jagung petani siap diserap dengan harga yang layak,” tambahnya.   Sementara itu, Wakil Pimpinan Perum Bulog Cabang Bondowoso/Situbondo Panji Prasetyo menyambut baik kolaborasi tersebut.   Menurutnya, sinergi dengan Polres Situbondo membantu mempercepat proses penyerapan dan menjaga stabilitas harga di tingkat petani.   “Dalam waktu dekat akan memasuki panen raya (November–Desember), kami berharap hasil panen di tiap wilayah Polsek bisa dikumpulkan untuk kami serap sesuai target,” ujarnya.   Panji menjelaskan, Bulog menargetkan penyerapan jagung di wilayah kerja Bondowoso–Situbondo sebanyak 20.000 ton hingga akhir 2025 — terdiri dari 12.000 ton di Situbondo dan 8.000 ton di Bondowoso.   Ia juga menegaskan, harga pembelian pemerintah (HPP) untuk jagung telah ditetapkan Rp5.500 per kilogram dengan kadar air 18–20 persen, dan Rp6.400 per kilogram untuk kadar air 14 persen.   “Saat ini harga di tingkat petani bahkan sudah di atas HPP, artinya permintaan tinggi dan produksi berjalan baik. Kami akan terus bersinergi dengan Polres Situbondo agar penyerapan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi petani,” kata Panji.