Liputan Jatim Bersatu

Klarifikasi Kanit Reskrim Polsek Simokerto: Tidak Ada Anggota yang Memukuli Tersangka, Pelaku Dibawa oleh Warga

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com — Menyikapi pemberitaan sebelumnya terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang tersangka kasus penganiayaan bernama Afandi, pihak Polsek Simokerto Surabaya memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

 

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Simokerto, Iptu Hendri, yang menegaskan bahwa tidak ada anggota kepolisian di jajarannya yang melakukan kekerasan terhadap tersangka sebagaimana diberitakan sebelumnya.

 

“Kami sudah melakukan pemeriksaan internal dan memastikan bahwa tidak ada anggota Polsek Simokerto yang memukuli tersangka. Berdasarkan keterangan yang kami peroleh, justru yang membawa tersangka ke kantor adalah warga, bukan anggota kami,” ujar Iptu Hendri saat dikonfirmasi, Jumat (24/10/2025).

 

Lebih lanjut, Kanit Hendri menjelaskan bahwa unit Reskrim Simokerto hanya mengambil barang bukti (BB) di lokasi kejadian, bukan melakukan penangkapan terhadap tersangka.

 

Menurutnya, warga yang mengetahui kejadian tersebut lebih dulu mengamankan tersangka dan kemudian menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

 

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait tindak penganiayaan. Saat anggota datang ke lokasi, kami hanya mengambil barang bukti karena tersangka sudah diamankan oleh warga. Jadi tidak benar kalau disebut ada tindakan pemukulan dari pihak kami,” tegasnya.

 

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak Polsek Simokerto berharap masyarakat tidak lagi termakan oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menanggapi isu yang berkembang.

 

Anugrah

More To Explore

Fashion

Sat Reskrim Polres Sumedang Gandeng Disperindag Siapkan Bazar Pangan Murah, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat

SUMEDANG – Dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumedang bersama Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Bazar Pangan Murah yang akan digelar dalam waktu dekat.   Koordinasi persiapan kegiatan tersebut dilaksanakan pada

Fashion

Diduga Dipersulit, Keluarga Pasien Pertanyakan Transparansi RSIA Puri Bunda Madura dalam Pemberian Rekam Medis

Pamekasan, LiputanJatimBersatu.com – RSIA Puri Bunda Pamekasan Madura menuai sorotan setelah keluarga seorang pasien mengaku kesulitan memperoleh salinan rekam medis, meski seluruh persyaratan yang diminta pihak rumah sakit disebut telah dipenuhi. Situasi ini memicu pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan serta komitmen rumah sakit dalam memenuhi hak-hak pasien. Persoalan semakin mengemuka