Liputan Jatim Bersatu

Unit Resmob Kroscek TKP Dugaan Pencurian Kabel Milik PT Telkom Indonesia di Belakang Mapolrestabes Surabaya

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali melakukan pengecekan menyeluruh di lokasi kejadian perkara (TKP) dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang terjadi tepat di belakang Markas Polrestabes Surabaya.

 

Langkah ini diambil sebagai bagian dari pendalaman penyelidikan terhadap laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pemotongan kabel jaringan telekomunikasi di area yang seharusnya menjadi salah satu titik paling aman di kota Surabaya tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang diterima LiputanJatimBersatu.com, pengecekan lapangan dilakukan oleh beberapa anggota Unit Resmob Polrestabes Surabaya dengan penuh kehati-hatian.

 

Mereka menyusuri jalur belakang kompleks Mapolrestabes yang terhubung dengan area jaringan kabel bawah tanah milik PT Telkom Indonesia. Di lokasi tersebut, tim melakukan dokumentasi ulang dan memverifikasi bekas galian kabel tersebut.

 

Selain itu, tim juga menelusuri kemungkinan adanya pintu akses lain yang digunakan pelaku untuk masuk ke area tersebut tanpa terdeteksi, mengingat posisi lokasi berada di kawasan yang berdekatan langsung dengan lingkungan markas kepolisian.

 

Salah seorang saksi mata, Fuad, sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik Unit Resmob. Ia mengaku sempat melihat aktivitas mencurigakan pada malam hari di sekitar lokasi kejadian, tak jauh dari area belakang Mapolrestabes.

 

Menurut pengakuannya, terdapat beberapa orang yang tampak sibuk menggali atau melakukan aktivitas seperti memperbaiki kabel, namun ia melihat AM dan BM dilokasi dengan jelas.

 

“Saya sempat curiga, karena malam itu ada yang beraktivitas membawa alat seperti gergaji atau pemotong kabel. Saya kira petugas dari Telkom, tapi ternyata keesokan harinya kabel sudah hilang,” ujar Fuad saat ditemui beberapa waktu lalu.

 

Upaya pengecekan kembali oleh Unit Resmob menjadi bentuk tindak lanjut dari penyelidikan yang masih berlangsung. Polisi berupaya memastikan seluruh bukti yang ada benar-benar akurat, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang ikut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

 

Redaksi LiputanJatimBersatu.com mencoba mengonfirmasi perkembangan kasus ini kepada Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Herlambang, yang membenarkan bahwa pihaknya telah menurunkan anggota ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

 

“Sudah, Mas. Anggota saya sudah turun ke lokasi kejadian perkara dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di belakang Polrestabes Surabaya,” ujar Iptu Herlambang saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya, Kamis (6/11/2025).

 

Kasus pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia ini sempat menjadi sorotan publik karena lokasinya yang berada di belakang markas besar kepolisian di Surabaya. Banyak pihak menilai, kejadian tersebut menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum, mengingat lokasi kejadian sangat dekat dengan pusat keamanan.

 

Masyarakat kini menantikan langkah tegas dari pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan oknum tertentu yang membantu pelaku dalam melancarkan aksinya.

 

(Tim Redaksi LiputanJatimBersatu.com)

More To Explore

Fashion

Niat Menolong Berujung Petaka, Motor Pedagang Lesehan Raib Dibawa Pelanggan “Setia”

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Niat tulus seorang pedagang warung kopi lesehan berubah menjadi luka mendalam. Seorang pelanggan yang kerap datang dan mengaku butuh bantuan justru diduga menipu dan menggondol sepeda motor milik korban dengan modus klasik: tebus HP di pegadaian.   Korban adalah Djoefrianto (64), pedagang warkop lesehan di depan PT USFI,

Fashion

Respons Cepat dan Humanis, Petugas Jasa Marga Kamtib Surabaya–Gempol Bantu Pengguna Tol Alami Ban Bocor di KM 8A

SURABAYA – LiputanJatimBersatu.com. Aksi sigap dan penuh dedikasi kembali ditunjukkan petugas Jasa Marga Kamtib Wilayah Surabaya–Gempol dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jalan tol. Kali ini, dua petugas bernama Doni dan Mega membantu seorang pengendara yang mengalami ban bocor di Jalan Tol Surabaya–Gempol KM 8A, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul