Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Jelang Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Matangkan Kesiapan Lewat Latpraops.

TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) dengan sandi “Zebra Semeru 2025” di Aula Rupatama Sanika Satyawada, Kamis (13/11/2025).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anindita Harcahyaningdyah, guna mematangkan kesiapan seluruh personel yang terlibat.

Latpraops ini dilaksanakan sebagai langkah persiapan krusial menjelang digelarnya Operasi Zebra Semeru 2025 secara serentak.

 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa Operasi Zebra Semeru 2025 merupakan operasi kepolisian kewilayahan yang bertujuan untuk menciptakan kondisi (cipta kondisi) Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).

 

“Ini adalah bagian dari cipta kondisi menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025,” ujar AKBP Wahyu Hidayat.

 

Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, dimulai pada tanggal 17 November hingga 30 November 2025, dengan melibatkan kekuatan 65 personel gabungan.

 

“Tujuannya jelas, yaitu untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, serta fatalitas korban laka lantas. Sekaligus, meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna terwujudnya situasi Kemseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat,” tegas Kapolres.

 

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wahyu Hidayat juga menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran yang telah menjaga stabilitas di wilayah hukumnya.

 

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya pada seluruh anggota yang telah bersinergi dalam mengelola kamtibmas, sehingga situasi kamtibmas wilayah Tanjung Perak sampai dengan saat ini relatif cukup stabil, aman dan kondusif,” tuturnya.

 

Kapolres menekankan bahwa pelaksanaan Latpraops sangat penting untuk menyamakan persepsi dan pola tindak seluruh personel di lapangan.

 

Operasi Zebra Semeru 2025 kali ini akan memfokuskan penindakan pada beberapa pelanggaran prioritas yang berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

 

Ada 7 sasaran utama operasi ini diantaranya menggunakan ponsel saat berkendara; pengendara di bawah umur; pengendara motor berboncengan lebih dari satu orang; tidak menggunakan helm standar SNI; tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil; berkendara dalam pengaruh alkohol dan pelanggaran muatan (Overload dan Overdimension/ODOL).

More To Explore

Fashion

Gelar Green Policing di Pantai Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bersihkan Lingkungan dan Bagikan Sembako

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kepedulian sosial melalui aksi Green Policing di kawasan Pantai Kenjeran, Jumat (23/10/2026). Selain menggelar kerja bakti pembersihan pesisir, jajaran kepolisian juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga setempat. Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres

Fashion

FRIC Jatim Bersuara Keras! Dugaan Tangkap Lepas di Peneleh Harus Dijelaskan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com — Informasi mengenai dugaan tangkap lepas terhadap seseorang berinisial atau bernama M Sama A di kawasan Peneleh, Surabaya, menjadi perhatian Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur. Organisasi wartawan tersebut meminta Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi dugaan pengamanan pada 9 Oktober 2026 dan kabar