Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Ketum FRIC H. Dian Surahman : Polri Jangan Hilangkan Kepercayaan Masyakarat , Selalu Berlaku Adil 

Jakarta – FRIC LiputanJatimBersatu,com.

Saat ini survey kepercayaan publik terhadap Polri sekitar 76,2 % berdasarkan survei nasional terbaru , angka tersebut berasal dari responden yang menyatakan sangat percaya dan percaya terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia

 

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center H. Dian Surahman menyampaikan ” Polri harus benar-benar menjaga kepercayaan publik dan semoga terus meningkat dengan cara berlaku adil terhadap masyakarat . (15/11)

 

Intinya berlaku adil, hanya segelintir oknum yang berprilaku tidak adil, nah di sini peran kita FRIC membantu agar oknum ini tidak ada, sehingga institusi Polri lebih lagi dipercaya masyarakat.

 

Yang menjadi sorotan oknum APH di pelosok daerah, yang bertindak kurang Adil.

 

Maka Presiden Prabowo dalam pidatonya mengingat kan APH ( Kepolisian dan Kejaksaan ) untuk bertindak adil dan jangan cari-cari masalah kepada masyarakat kecil.

 

Kita semua berharap Kepolisian dan Kejaksaan lebih baik dan profesional dalam bertindak”

 

FRIC akan selalu monitor dan menjadi kontrol sosial bagi personel Polri , tujuan agar Polri benar-benar mendapat kepercayaan masyakarat ” ungkap Ketum FRIC

More To Explore

Fashion

Gelar Green Policing di Pantai Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bersihkan Lingkungan dan Bagikan Sembako

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com- Polres Pelabuhan Tanjung Perak menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempererat kepedulian sosial melalui aksi Green Policing di kawasan Pantai Kenjeran, Jumat (23/10/2026). Selain menggelar kerja bakti pembersihan pesisir, jajaran kepolisian juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga setempat. Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolres

Fashion

FRIC Jatim Bersuara Keras! Dugaan Tangkap Lepas di Peneleh Harus Dijelaskan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com — Informasi mengenai dugaan tangkap lepas terhadap seseorang berinisial atau bernama M Sama A di kawasan Peneleh, Surabaya, menjadi perhatian Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur. Organisasi wartawan tersebut meminta Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi dugaan pengamanan pada 9 Oktober 2026 dan kabar