Liputan Jatim Bersatu

Divisi Pengembangan FRIC : Loyalitas FRIC Terhadap Polri Jangan Pernah Diragukan 

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com.

Setelah peresmian kantor DPP FRIC dan pelantikan para Pengurus DPP dan DPW se Indonesia pada tanggal 18 November 2025

 

Termasuk DPW Provinsi Jambi resmi dilantik , sementara peresmian kantor DPP FRIC langsung dari petinggi mabes Polri , para Jenderal Di Mabes Polri sangat mensuport akan Fast Repson Indonesia Center

 

Dody Candra selain diberi mandat sebagian ketua DPW FRIC Provinsi Jambi juga sebagai Divisi pengembangan FRIC se Indonesia , mengucapkan terima kasih kepada ketua Umum FRIC H.Dian Surahman dan Sekjen H.Deden Hardening telah memberikan kepercayaan dan amanah yang Insya Allah akan kita laksanakan

 

Dan sesuai instruksi Ketua Umum kepada seluruh ketua DPW dan DPC Untuk solid menjaga Marwah FRIC dan Polri

 

Intinya siap menjalankan amanat sebagai kontrol sosial menjaga Marwah FRIC dan Polri , serta mendukung program Presiden Republik Indonesia , selala mendukung Program Kapolri

 

Terus menjalin trust dan komunikasi dengan semua pihak guna mewujudkan sinergitas dan berperan dalam menciptakan situasi Kamtibmas “(20/11)

 

Semua itu bukan Tentang Siapa Kita , tapi apa yang akan kita perbuat untuk negeri ini ” pungkas Dody

More To Explore

Fashion

Satres Narkoba Polres Jakarta Selatan Berhasil Ungkap Produksi Narkoba 

    Jakarta, LiputanJatimBersatu.com. Kapolres Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan Melalui kasat narkoba AKBP Prasetyo Nugroho Menggelar konferensi pers terkait operasi intensif terhadap peredaran gelap narkotik, Tim Opsnal Subnit III.1 Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Berhasil, pengamanan tersangka A.W. tersebut merupakan hasil kerja keras tim di lapangan

Fashion

Digempur Habis! 41 Kasus Narkoba Dibongkar Sebulan, 55 Tersangka Disikat Satresnarkoba Tanjung Perak

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Peredaran narkoba di Surabaya kembali diguncang. Sepanjang Januari 2026, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak membongkar 41 kasus dalam tempo hanya 30 hari. Sebanyak 55 orang ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari pengedar, kurir, hingga bandar yang diduga menjadi penggerak utama jaringan.   Angka ini bukan sekadar capaian penindakan, tetapi