Liputan Jatim Bersatu

Kapolres Bungo Turun Langsung Penindakan Kendaraan Pelanggar Ketentuan Pengisian BBM Bersubsidi

Bungo – LiputanJatimBersatu,com. Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si., didampingi Kabag Ops Polres Bungo AKP B.M. Pasaribu, S.E., serta Kasat Samapta Polres Bungo Yan E. Pasaribu, S.H., memimpin kegiatan monitoring dan penindakan terhadap kendaraan yang diduga melakukan pelanggaran dalam pengisian BBM bersubsidi.

 

Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Bungo melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terindikasi mengisi BBM subsidi secara berulang, tidak memiliki kelengkapan dokumen sesuai, atau tidak memenuhi standar kelayakan jalan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan pihak yang tidak berhak.

 

Selain itu, Polres Bungo memberikan penekanan kepada seluruh SPBU agar memperketat penerapan SOP pengisian BBM bersubsidi, di antaranya mewajibkan pengecekan barcode dan nomor polisi terdaftar, melarang pelayanan kepada kendaraan tanpa identitas tersebut, serta tidak mengizinkan kendaraan pengguna BBM bersubsidi parkir di area SPBU saat stok dalam kondisi kosong.

 

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Polres Bungo dalam menjaga ketertiban serta memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan demi kepentingan masyarakat yang berhak menerima.

More To Explore

Fashion

Polisi Dukung Aksi Penyampaian Pendapat Saat May Day, Berlangsung Aman dan Damai

Jabar – Liputanjatimbersatu.com. Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh para pekerja dan buruh.   Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa

Fashion

Kolaborasi Pemerintah dan Buruh, Dorong Kesejahteraan dan Stabilitas Nasional

Jabar – Liputanjatimbersatu.com. Pemerintah bersama buruh menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui sinergi yang semakin solid. Langkah ini menjadi momentum penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.   Dalam sejumlah pertemuan yang melibatkan pemerintah, serikat pekerja, dan pelaku usaha, berbagai isu strategis