Liputan Jatim Bersatu

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Provokasi Ajakan Kerusuhan Lewat Medsos

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com. Hasil gemilang kembali ditorehkan oleh Polda Metro Jaya dalam upaya menjaga Jakarta Raya tetap aman dan kondusif.

 

Seperti pengungkapan kasus tindak pidana pengancaman melalui media sosial (Medsos) dalam hal merencanakan aksi kerusuhan di wilayah DKI Jakarta, serta pembuatan BOM molotov.

 

“Kami tidak akan memberi ruang kepada kelompok-kelompok yang dengan sengaja akan membuat kerusuhan di wilayah DKI,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si., Senin (08/12/2025).

 

Tim masih terus memburu jaringan atau kelompok-kelompok yang terafiliasi dengan 3 Tersangka yang sudah diamankan.

 

“Kita berharap dengan adanya pengungkapan ini, bisa dapat mendeteksi, memitigasi dan kita sama-sama untuk menciptakan rasa aman dan tertib di wilayah Jakarta Raya,” bebernya dihadapan awak media.

 

“Jadi, ini tidak ada kaitan dengan aksi Unras Hari HAM. Yang bersangkutan sengaja dengan rencana akan melakukan aksi kerusuhan di DKI Jakarta,” pungkas Buher, sapaan lekatnya.

More To Explore

Fashion

RSIA Puri Bunda Pamekasan Disorot, SBPIJ Jatim Pertanyakan Sulitnya Akses Rekam Medis: “Apa yang Sebenarnya Sedang Ditutupi?”

Pamekasan, LiputanJatimBersatu.com – Dugaan sulitnya akses rekam medis yang dialami keluarga pasien di RSIA Puri Bunda Pamekasan kini berubah menjadi sorotan serius publik. Di tengah tuntutan keterbukaan, pihak rumah sakit justru belum memberikan penjelasan resmi yang memadai. Kondisi tersebut memicu pertanyaan keras dari Ketua SBPIJ Jawa Timur, Imam Arifin. Menurut

Fashion

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com – Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026),