Liputan Jatim Bersatu

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center Mendukung Program Polri

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com. Ketum FRIC ( Fast Respon Indonesia Center ) H..Dian Surahman berpartisipasi dalam mendukung Polri selama momen Nataru (Natal dan Tahun Baru) merupakan wujud nyata dari sinergi antara FRIC dan Polri .22/12/25.

 

Kegiatan ini berfokus pada kemanusiaan, ketertiban umum, dan keselamatan berkendara , Bentuk Kontribusi di Lapangan

Penyediaan Posko Mudik Anggota FRIC di beberapa wilayah sudah mendirikan pos nataru seperti hal nya Jabar , sering mendirikan posko mandiri atau bergabung di posko terpadu Polri untuk memberikan tempat istirahat bagi pengendara yang kelelahan. Ujar Ketum FRIC .

 

Menurut Ketum FRIC Hal tersebut guna Membantu pihak kepolisian dalam mengurai kemacetan di titik-titik rawan atau di sekitar area rumah ibadah dan tempat wisata , serta Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara yang lengkap dan mematuhi rambu lalu lintas.

 

Aksi Sosial Melakukan kebaikan-kebaikan kecil seperti menolong pengendara yang kelelahan saat di jalan atau menyediakan minum bahkan Snack untuk para pemudik dan petugas yang berjaga di lapangan.

 

Manfaat Sinergi FRIC & Polri

Meningkatkan Keamanan Kehadiran FRIC membantu memperluas jangkauan pengawasan di titik-titik yang mungkin tidak terjangkau sepenuhnya oleh personel kepolisian, tutur ketum FRIC .

 

Membangun Citra Positif dengan Menunjukkan kepada masyarakat bahwa organisasi FRIC ( Fast Respon Indonesia Center ) bukan hanya sekedar untuk pembuat berita , tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

 

Kelancaran Arus Mudik Dengan bantuan komunikasi via radio atau grup koordinasi, informasi mengenai kemacetan atau kecelakaan dapat disampaikan lebih cepat ke pihak berwenang , semoga bentuk kepedulian FRIC terhadap masyarakat menjadi terobosan baru untuk Indonesia tercinta, Pungkas Ketum FRIC H.Dian Surahman.

More To Explore

Fashion

Aroma Tangkap-Lepas di Keromengan: Empat Diamankan, Isu Rp40 Juta Mengemuka

MALANG, LiputanJatimBersatu.com – Dugaan praktik “tangkap-lepas” kembali mencuat. Empat warga Desa Jambuer, Kecamatan Keromengan, yang sempat diamankan Satreskoba Polres Malang terkait pil double L, dikabarkan telah dilepaskan. Yang menjadi sorotan bukan penangkapannya, melainkan isu pelepasan. Sejumlah sumber menyebut masing-masing terduga diduga diminta Rp10 juta agar bebas. Jika benar, totalnya mencapai

Fashion

Polres Trenggalek Amankan 2 Tersangka Penipuan Modus Pencairan Dana Rp150 juta

TRENGGALEK – LiputanJatimBersatu.com. Kepolisian Resor Trenggalek, Polda Jawa Timur akhirnya mengamankan Dua orang tersangka pelaku penipuan modus pencairan dana fiktif yang merugikan warga Desa Krandegan, Kecamatan Gandusari, senilai Rp150 juta.   Korban inisial WA, diduga ditipu dua pria masing-masing MR(43) alias warga Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, dan AK(51), warga Kabupaten