Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

GRPP Tuntut Kepala Desa Yanto Mundur dari Jabatan

Bangkalan – LiputanJatimBersatu.com. Gerakan Rakyat Peduli Pesanggrahan (GRPP), yang diketuai oleh Korlap Muafi, mengajukan tuntutan tegas agar Kepala Desa Yanto segera mengundurkan diri dari jabatannya. Tuntutan ini muncul sebagai akumulasi dari berbagai permasalahan yang telah terjadi selama ini dan dianggap mengganggu kesejahteraan serta tata kelola yang baik di desa.

 

Masyarakat mengaku merasa tidak nyaman dan resah dengan kondisi yang ada. Salah satu permasalahan utama adalah tanah percaton yang banyak dijadikan jaminan gadai, bahkan terdapat sejumlah hal terkait kesalahan yang belum dapat diketahui secara jelas. Selain itu, pembangunan bangunan di kawasan pantai semakin padat dan diperjualbelikan secara tidak terkendali, yang khawatir akan berdampak pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

 

Kehadiran Kepala Desa Yanto di kantor juga menjadi sorotan. Banyak kalangan masyarakat menyatakan bahwa beliau sering tidak ada di kantor balai desa, sehingga berbagai keluhan dan keperluan warga sulit mendapatkan tanggapan yang tepat waktu. Hal ini membuat komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat terganggu.

 

Para perangkat desa seperti RT dan RW juga mengeluhkan belum pernah menerima gaji selama bertahun-tahun. Padahal, mereka telah menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk membantu mengelola urusan masyarakat di tingkat bawah. Kondisi ini dianggap tidak adil dan menghambat kinerja mereka dalam melayani warga.

 

Selain itu, terdapat kekhawatiran terkait penggunaan anggaran desa yang tidak tepat sasaran, termasuk pembangunan polindes dengan anggaran besar namun tidak layak huni. Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrembangdes) juga dianggap tidak berjalan dengan baik karena tidak melibatkan tokoh masyarakat dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara penuh.

 

Kepala Desa juga tidak pernah hadir dalam acara suka duka bersama masyarakat, yang membuat warga merasa tidak diperhatikan. Berdasarkan seluruh permasalahan tersebut, GRPP menyatakan bahwa Kepala Desa Yanto sudah tidak layak memimpin dan harus segera turun dari jabatannya untuk memberikan kesempatan pada perubahan yang lebih baik bagi desa.

More To Explore

Fashion

Polisi Bersama Masyarakat: Polresta Tuban Bareng Mahasiswa Perkuat Sinergi Kamtibmas

TUBAN, LiputanJatimBersatu.com– Komitmen untuk mewujudkan pelayanan prima terus digelorakan kepolisian termasuk Polresta Tuban jajaran Polda Jatim. Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., menggelar dialog terbuka bersama elemen mahasiswa yang tergabung dalam BEM dan Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) di Kangen Kopi, Kecamatan Tuban, Senin (19/10/2026) malam. Langkah

Fashion

Polres Gresik Ungkap Jaringan Sabu di Menganti, Tersangka Pengedar dan 31,811 Gram Sabu Diamankan

GRESIK, LiputanJatimBersatu.com– Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Dari operasi tersebut, Polisi mengamankan 12 orang dan menyita puluhan paket sabu dengan total berat bersih mencapai 31,811 gram. Jaringan ini terungkap berkat laporan masyarakat yang masuk melalui “Cak Rama”,