Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Muzaki Asal Desa Sejati Madura Kenak Tipu 3,5 Juta Rupiah: Begini Kronologi Nya!

Surabaya, – LiputanJatimBersatu.com. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kini tengah melakukan proses penyelidikan atas kasus penipuan melalui WhatsApp yang mengaku-ngaku sebagai paman korban yang berkerja di Arab Saudi menjadi TKW.

 

Korban bernama Muzaki (32)tahun, asal Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang Maduran ini atau berdomisili dijalan Tambak Wedi Baru gang 16 No.18-A, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya mengalami kerugian sebesar 3,5 juta rupiah.

 

Menurut keterangan korban Muzaki kasus ini sudah di laporkan ke polisi dengan surat bukti. LPM/57/Satreskrim/II/2026/SPKT/ Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Senin (23/02) sekitar pukul 14:00 WIB.

 

Muzaki menceritakan pada hari Kamis (19/02) sekitar pukul 23:48 WIB. Ia mendapatkan telepon dari seorang pria yang nomornya tidak tercantum di ponsel, pria tersebut mengaku sebagai bagian dari keluarga dengan mengatasnamakan pamannya yang bekerja di Arab Saudi.

 

Pelaku yang mengaku H. Abdul Wafi sebelumnya bermudus untuk transfer ke korban sebesar 60 juta untuk dikirimkan ke temannya, setelah itu pelaku meminta transferan uang terlebih dahulu kepada korban sebesar 3,5 juta untuk biaya oprasi temannya,

 

Selanjutnya Muzaki yang saat itu langsung mentransfer ke salah satu rekening bank Mandiri atas nama Muzekki dengan nomor Rekening (14400026063878), dan sebesar 3,5 juta

 

“Alek tolong saya kamu transfer dulu uang 3,5 juta nantik sekalian saya transfer balik sama yang aku kirim 60 juta itu. Apalagi pelaku sempat Video Call bersama dengan saya,” kata Muzaki. Senin 23 Februari 2026.

 

Masih kata Muzaki. Korban Baru sadar ketika uang tersebut diminta untuk di transfer ke rekening milik temanya, sementara saudara asli korban sedang berada di Arab Saudi, pelaku berjanji uang itu akan di kembalikan keesokan harinya.

 

Lanjut, Setelah tepat pada jatuh temponya, korban merasa curiga dan mencoba menelepon pamannya yang berada di Arab Saudi, hal yang mengejutkan langsung berada pada dada korban bahwa pamannya tidak merasa telpon Muzaki dan juga tidak mintak untuk di transfer uang tersebut.

 

“Saya baru sadar bahwa paman saya selama ini tidak pernah meminta atau pinjam uang, dan nomor yang berkomunikasi dengan saya itu bukan nomor paman saya.” Jelas Muzaki.

 

Masih kata Muzaki, begitu diketahui jika orang yang meminjam uang kepada saya adalah seorang penipu, korban lansung datang ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk melaporkan kejadian tersebut.

 

“Hingga kini kasusnya tengah di tangani dan masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian, harapannya, Muzaki semoga polisi bisa segera mengungkap pelaku penipuan dan menangkap pelaku nya.” Pungkasnya

 

 

(P. Sahril)

More To Explore

Fashion

Ratusan Warga Padati Pengajian Akbar Maulid Nabi di Musholla Nurul Hidayah Tarik Sidoarjo

Sidoarjo, LiputanJatimBersatu.com – Musholla Nurul Hidayah Dusun Centong RT 01 RW 01, Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo dipadati ratusan warga dalam Pengajian Akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (08/2026).   Acara ini juga dihadiri tamu undangan dari berbagai wilayah.Panitia menghadirkan penceramah utama KH. Amrullah yang akrab disapa Gus

Fashion

Polri dan Bhayangkari Terus Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Flores

Jakarta – Liputanjatimbersatu.com. Polri terus memperkuat penanganan dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Berbagai bantuan logistik dari jajaran Polri dan Bhayangkari terus dikirimkan melalui jalur laut maupun udara untuk menjangkau sejumlah wilayah terdampak.   Salah satunya melalui KP BIMA-7014 Korpolairud Baharkam