Liputan Jatim Bersatu

Momen Kapolri Interaksi-Serap Aspirasi Ojol di Kedai Ado Presisi 

Sumsel – Liputanjatimbersatu.com. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat melakukan interaksi dan menyerap aspirasi dari elemen ojek online (ojol) saat meninjau Kedai Ado Presisi di Sumatera Selatan (Sumsel).

 

“Ada Kedai Ado Presisi yang biasa digunakan untuk melayani teman-teman ojek online,” kata Sigit, Sabtu (7/3/2026), malam.

 

Sigit berbincang dengan para driver usai menggelar acara safari ramadhan di Polda Sumsel. Ia mendengarkan keluhan dan kebutuhan ojol khususnya yang terkait dengan unsur kepolisian.

 

“Hari ini saya ingin tahu termasuk kita ngobrol-ngobrol dengan teman-temab ojol untuk mengetahui keseharian, apa yang dibutuhkan, khususnya di kepolisian,” ujar Sigit.

 

Menurut Sigit, dengan menyerap aspirasi ojol nantinya akan diketahui apa saja yang perlu dilakukan oleh jajaran kepolisian.

 

“Dan juga hal-hal yang mugkin kita bawa ke pusat terkait harapan dan kebutuhan dari teman-teman ojol,” ucap Sigit.

 

Kedai Ado sendiri merupakan fasilitas yang dibangun untuk menjadi sarana kedekatan Polri dengan masyarakat khususnya para ojek online.( M rosid

More To Explore

Fashion

Demo Dugaan Malapraktik RSIA Puri Bunda Memanas, Dinkes Pamekasan Didesak Jangan Jadi Tameng Rumah Sakit

PAMEKASAN, LiputanJatimBersatu.com – Gelombang protes terhadap dugaan malapraktik di RSIA Puri Bunda Madura semakin membesar. Puluhan massa dari Pemuda Indonesia menggeruduk Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Kamis (25/6/2026), menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban atas nasib seorang pasien yang diduga kehilangan rahim akibat tindakan medis yang kini dipersoalkan. Massa menilai persoalan ini

Fashion

Kortastipidkor Geledah Bea Cukai Juanda, Usut Dugaan Suap Kasus Ponsel Ilegal Rp 235 Miliar

Sidoarjo, LiputanJatimBersatu.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri melakukan penggeledahan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, (24/06/2026). Tindakan ini merupakan langkah pengembangan dari kasus pengungkapan penyelundupan 76.756 unit ponsel ilegal asal Tiongkok milik PT TSL, yang