Surabaya, LiputanJatimBersatu,com. Memasuki fase akhir bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada periode ini, berbagai amalan dianjurkan untuk diperbanyak, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, serta melaksanakan i’tikaf di masjid.
Selain itu, umat Islam juga didorong untuk bersungguh-sungguh dalam menghidupkan malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam-malam tersebut diyakini memiliki keutamaan yang sangat besar karena berpotensi menjadi waktu turunnya malam kemuliaan atau Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin yang akrab disapa Imam Anugrah, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada fase ini kita dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan i’tikaf di masjid. Ini adalah kesempatan besar untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT,” ujar Imam Anugrah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekhusyukan serta memperbaiki hubungan antar sesama manusia selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Selain memiliki nilai ibadah yang tinggi, malam-malam di penghujung Ramadan juga sering diperingati sebagai momen yang sarat makna dalam sejarah Islam. Dalam berbagai tradisi dan riwayat yang berkembang di tengah umat, malam-malam tersebut diyakini menyimpan banyak peristiwa penting yang menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT serta perjalanan spiritual umat Islam.
Dengan memanfaatkan waktu-waktu yang penuh keberkahan ini, umat Islam diharapkan dapat meraih keutamaan Ramadan secara maksimal sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Aldy Saputra

