Liputan Jatim Bersatu

Diduga Abaikan Aturan, Tower Tanpa Izin di Pakis Belum Dibongkar, Satpol PP Kota Surabaya Dipertanyakan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Dugaan pembangkangan terhadap aturan mencuat dalam polemik menara telekomunikasi di kawasan Pakis, Kota Surabaya. Perusahaan infrastruktur telekomunikasi Tower Bersama Group disorot karena belum juga merealisasikan komitmen pembongkaran mandiri, meski izin operasional telah dicabut.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius: apakah ini bentuk kelalaian semata, atau justru indikasi lemahnya penegakan hukum di tingkat daerah?

Warga RT 04 setempat mengaku sudah terlalu lama menunggu tanpa kejelasan. Janji yang sebelumnya disampaikan hingga kini belum diwujudkan dalam tindakan nyata.

“Kami tidak butuh janji, kami butuh bukti. Sudah terlalu lama dibiarkan,” tegas salah satu warga.

Fakta bahwa izin telah dicabut seharusnya menjadi dasar kuat untuk penertiban. Namun hingga kini, menara tersebut masih berdiri tanpa tindakan berarti.

Sorotan tajam juga mengarah pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya. Sebagai penegak peraturan daerah, ketiadaan langkah konkret dinilai memperkuat kesan adanya pembiaran terhadap pelanggaran.

“Kalau aturan bisa diabaikan seperti ini, lalu di mana wibawa hukum?” ujar warga lainnya dengan nada kecewa.

Pengamat tata kota menilai, pembiaran semacam ini berpotensi menciptakan preseden buruk. Perusahaan lain bisa saja meniru pola serupa: mengabaikan kewajiban tanpa konsekuensi tegas.

Lebih jauh, kondisi ini memunculkan spekulasi di tengah publik apakah ada faktor lain di balik lambannya penertiban, atau sekadar lemahnya koordinasi antar pihak?

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Tower Bersama Group belum memberikan klarifikasi resmi terkait belum dilaksanakannya pembongkaran.

Publik kini menunggu bukan sekadar penjelasan, tetapi tindakan nyata. Ketegasan pemerintah daerah dan kepatuhan perusahaan menjadi ujian penting dalam menjaga kredibilitas penegakan hukum.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap aturan hanya akan menjadi formalitas tanpa makna.

Anugrah

More To Explore

Fashion

Polda Jabar Gercep, Tersangka Penyekapan Dan Penganiayaan Wanita di Bandung Berhasil Ditangkap di Majalaya

Bandung, LiputanJatimBersatu.com – Kinerja Polda Jawa Barat layak diacungi jempol, Tim gabungan Polda Jabar bergerak cepat dan berhasil menangkap Taufik Hidayat 30, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR di wilayah Bandung, Jawa Barat, (24/06/2026). Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku diringkus

Fashion

Polri Hadir Untuk Masyarakat, Sambut Kepulangan Jemaah Haji dengan Aman dan Lancar

Bondowoso, LiputanJatimBersatu.com – Polsek Cermee Polres Bondowoso Polda Jatim melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus penyambutan kedatangan jemaah haji, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Intel AIPTU Wahyudi Suci H bersama puluhan personel Polsek Cermee dan anggota Banser. Pengamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian penyambutan jemaah haji berjalan dengan aman, tertib,