Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Petaka di Balik Gadai Mobil: Saeri Babak Belur, Diduga Dikeroyok Oknum Marinir dan Debt Collector

Jember, LiputanJatimBersatu.com – Niat mencari jalan keluar melalui gadai mobil justru berubah menjadi petaka bagi Saeri. Pria tersebut harus menanggung luka serius setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum marinir bersama sejumlah debt collector di wilayah hukum Polres Jember.

Peristiwa itu juga menyeret nama Saeri dan Usman, yang dituduh mencuri mobil tersebut. Tanpa memberikan kesempatan untuk menjelaskan, oknum marinir dan pihak yang diduga debt collector langsung melakukan pemukulan dan pengeroyokan terhadap korban.

Insiden bermula saat Saeri berupaya menyelesaikan persoalan terkait kendaraan yang sebelumnya digadaikan. Namun, alih-alih menemukan solusi, situasi justru memanas dan berujung pada tindakan kekerasan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diajak bertemu oleh beberapa orang yang mengaku sebagai pihak penagih utang di area sebelah selatan Hotel 99 Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Pertemuan tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya.

Dalam pertemuan itu sempat terjadi adu mulut antara korban dan para pelaku. Situasi kemudian berubah mencekam ketika Saheri diduga dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil, sebelum akhirnya mengalami pengeroyokan.

“Kejadian itu hari Selasa, 24 Maret. Saya diajak ketemuan di sebelah selatan Hotel 99 Jubung, lalu dipaksa masuk ke dalam mobil dan dipukuli,” ujar Saeri.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres Jember dengan nomor laporan polisi LP/B/130/III/2026/Polres Jember.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh dan harus menjalani perawatan medis. Warga sekitar yang mengetahui insiden itu sempat berupaya melerai, namun kondisi sudah terlanjur memanas.

Kasus ini menjadi sorotan, terlebih adanya dugaan keterlibatan oknum aparat. Jika terbukti, tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencoreng institusi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Jember belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapat respons, meskipun yang bersangkutan terpantau aktif.

Sementara itu, korban dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum guna menuntut keadilan. Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional, serta menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu.

Anugrah

More To Explore

Fashion

Bantuan Kapolri Tiba di Labuan Bajo, Logistik Disiapkan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

LABUAN BAJO, NTT — Liputanjatimbersatu.com.  Kepedulian untuk warga terdampak gempa bumi di Flores terus diwujudkan Polri.   Pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, pesawat Polri jenis CN-295 mendarat di Bandara Komodo, Labuan Bajo, membawa bantuan logistik dari Kapolri. Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Bencana NTT, Kombes Pol Bayu

Fashion

Pusdokkes Polri Berikan Layanan Kesehatan Gratis, 120 Warga Terdampak Gempa di Reo Telah Dilayani

REO, NTT — Liputanjatimbersatu.com. Di tengah kondisi masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian pascagempa Nusa Tenggara Timur, kebutuhan akan pelayanan kesehatan menjadi perhatian penting. Untuk membantu warga, Pusdokkes Polri membuka layanan kesehatan gratis di Posko Pengungsian Barakalong, Reo, NTT. Kehadiran layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri