Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Korban Pengeroyokan di Jember Pertanyakan Integritas Aparat, Pelaku Diduga Oknum Marinir dan Debt Collector

Jember, LiputanJatimBersatu.com. Kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di wilayah Jember terus menjadi sorotan. Korban tidak hanya menuntut keadilan, tetapi juga mempertanyakan integritas aparat kepolisian setempat dalam menangani perkara tersebut.

Peristiwa terjadi pada tanggal 24 Maret yang lalu dan disebut melibatkan sejumlah pelaku yang diduga merupakan oknum anggota marinir serta debt collector. Dugaan keterlibatan oknum aparat membuat penanganan kasus ini menjadi perhatian serius publik, mengingat pentingnya profesionalitas dan transparansi dalam penegakan hukum.

Korban mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Namun hingga kini, proses penanganan dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan, sehingga memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Imam Arifin selaku Ketua Fast Respon Indonesia Center DPW Jawa Timur mendesak agar jajaran kepolisian segera bertindak tegas.

“Meminta jajaran Polres Jember untuk segera mengambil tindakan tegas dan profesional dalam menangani kasus ini. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau tebang pilih dalam penegakan hukum,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa apabila benar terdapat keterlibatan oknum aparat, maka proses hukum harus berjalan transparan dan tidak boleh ditutup-tutupi.

Publik kini menunggu langkah konkret dari pihak kepolisian, khususnya Polres Jember, untuk membuktikan komitmennya dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Selain itu, dorongan juga diarahkan kepada institusi terkait untuk melakukan pemeriksaan internal guna menjaga marwah institusi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan terbaru kasus tersebut.

@Anugrah

More To Explore

Fashion

Dugaan Pencurian Kabel PT Telkom di Balik Perbaikan Gorong-Gorong Moro Krembangan, Respons Layanan 110 Dipertanyakan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di balik pekerjaan perbaikan gorong-gorong di sepanjang kawasan Moro Krembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, menjadi sorotan. Peristiwa yang disebut terjadi pada Selasa dini hari (20/10/2026) tersebut memunculkan pertanyaan mengenai respons aparat kepolisian setelah adanya informasi pelaporan melalui layanan darurat 110. Berdasarkan informasi

Fashion

Doa Kebangsaan Peringati Dua Tahun Prabowo–Gibran, Polrestabes Surabaya Ajak Warga Jaga Kondusivitas

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com— Doa dan zikir bersama mewarnai peringatan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan berlangsung digelar di Polrestabes Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya, Selasa (20/10/2026) malam. Sekitar 300 orang menghadiri kegiatan tersebut. Hadir di antaranya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, Kapolres Pelabuhan