Liputan Jatim Bersatu

Oknum Pegawai Bank Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif di Pati, Kasus Dilaporkan ke Polda Jateng

Pati – Liputanjatimbersatu.com. Dugaan penipuan dan pencairan kredit fiktif yang melibatkan oknum pegawai Bank Mandiri di kantor cabang pembantu (KCP) Batangan, terus bergulir dan kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

 

Korban (S), mengaku data pribadinya diduga digunakan tanpa izin untuk pengajuan hingga pencairan kredit. Ia menyebut tidak pernah merasa mengajukan pinjaman sebagaimana yang tercatat di dalam rekening koran.

 

Dalam dugaan kasus ini, sejumlah pihak tersebut terlibat, di antaranya pimpinan bank Mandiri KCP pati Batangan berinisial Z, Marketing bank mandiri KCP Pati Batangan berinisial HW,serta seorang oknum kepala sekolah TK berinisial EH Mereka diduga berperan dalam proses pengajuan hingga pencairan kredit tersebut.

 

Korban yang didampingi Team kuasa hukum dari NRW & Partner sebelumnya telah mencoba menempuh jalur penyelesaian secara mediasi dengan mendatangi pihak bank mandiri KCP PATI BATANGAN dan menemui Hendra yang mengaku sebagai kepala cabang dan UDIN mengaku sebagai Kepala Unit Perkreditan Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

 

“Klien kami sudah beritikad baik meminta klarifikasi dan penyelesaian dengan datang dan meminta berkas Persetujuan Kredit milik klien kami akan tetapi di persulit oleh Kepala unit perkreditan dengan berbagai alasan dan tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait perkara ini,” ujar pihak kuasa hukum.

 

Kuasa hukum juga menilai adanya indikasi kurangnya transparansi dalam penanganan internal Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum Khusunya KEPOLISIAN POLDA JAWA TENGAH untuk membongkar parktik tindak pidana tersebut.

 

Karena tidak menemukan titik terang, korban bersama kuasa hukum akhirnya mendatangi POLDA JATENG untuk melaporkan kasus ini pada tanggal 28 April 2026. Dengan nomor STPA/53/IV/2026/DITRESKRIMSUS,

Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap dugaan praktik kredit fiktif serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Mandiri belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kasus tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik, khususnya terkait perlindungan data nasabah dan integritas sistem perbankan @redaksi

More To Explore

Fashion

Manager Akui Sajikan Makanan Basi, Cafe Resto Amor Sedati Terancam Jerat Pidana

SIDOARJO, LiputanJatimBerstu.com -Dugaan penyajian makanan tidak layak konsumsi di Cafe Resto Amor, Jalan Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menguat setelah pihak manajemen mengakui adanya makanan basi yang sempat disajikan kepada pelanggan. Peristiwa itu terjadi Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang pelanggan mengeluhkan kualitas hidangan yang diterimanya setelah menemukan

Fashion

Salah Pasal Diakui, Surat Penerima Misterius Terungkap, Dugaan Maladministrasi Polres Pamekasan Meledak

Pamekasan,LiputanJatimBersatu.com. Dugaan maladministrasi dalam penanganan perkara kembali mencuat di tubuh penyidik Polres Pamekasan. Sorotan muncul setelah terungkap adanya pengakuan kesalahan dalam penetapan pasal oleh penyidik, yang dinilai berimplikasi serius terhadap proses hukum yang dijalani tersangka. Dalam perkara yang menjerat Zainal Arifin, penyidik semula menerapkan Pasal 114 ayat (2), yang memiliki