Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Polsek Kenjeran Amankan Pelaku Penipuan QRIS Palsu dengan Modus AI

SURABAYA – Liputanjatimbersatu.com. Perkembangan teknologi bisa berdampak positif, namun juga bisa dijadikan alat untuk berbuat kejahatan. Ini yang dilakukan tersangka AY, 25, warga Kutai, Kalimantan Timur. Ia menipu pemilk toko di Bulak Banteng Wetan, Surabaya. Modusnya, ia menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat bukti QRIS palsu.

 

Tersangka AY menipu karyawan toko dengan menunjukkan QRIS palsu tersebut saat transaksi tarik tunai di toko. Hal ini bahkan terjadi lima kali dengan total kerugian yang diderita korban In, 25, selaku karyawan toko sebesar Rp 3,390 juta.

 

“Tersangka mengaku empat kali menipu dengan menggunakan bukti QRIS yang sudah diedit menggunakan aplikasi AI bernama Dola,” kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Kamis (28/5).

 

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut diketahui saat tersangka datang ke toko Alia di Jalan Bulak Banteng Wetan, Surabaya. Ia bermaksud melakukan tarik tunai. Awalnya, tersangka datang pada 11 Februari 2026, berbekal bukti pembayaran QRIS yang sudah diedit tersebut ia berhasil menggondol uang Rp 370 ribu.

 

Aksi pertamanya berhasil, ia kembali mempersiapkan bukti pembayaran QRIS palsu tersebut dan mengganti tanggal transaksi hingga nominal dan melakukan tarik tunai di toko yang sama pada Mei 2026 lalu. Tercatat, ia melakukan pada 20-22 Mei dengan nominal dua kali Rp 550 ribu dan sekali Rp 720 ribu serta terakhir 600 ribu.

 

“Ia melakukan penarikan uang dua kali pada 22 Mei dengan nominal Rp 550 ribu dan Rp 600 ribu. Terakhir kali ini aksinya sudah ditunggu pemilik toko MNR, 35,” ujarnya.

 

MNR mengetahui tersangka datang langsung menghubungi Polsek Kenjeran. Polisi datang dan langsung menangkap tersangka. Dari hasil penyidikan tersangka baru dua bulan di Surabaya ini. Ia indekos di sekitar lokasi.

 

“Ia pengangguran dan melakukan aksinya ini untuk mencukupi kebutuhannya selama di Surabaya, ” jelasnya.

 

Pihak kepolisian masih menyelidiki lagi kemungkinan tersangka melakukan di toko lain. Pengakuan sementara, ia hanya melakukannya di toko tersebut. “Lima kali di toko yang sama. Namun, kami masih kembangkan kemungkinan TKP lain,” ujarnya.

More To Explore

Fashion

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).   Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI

Fashion

IPW Dorong Kapolri Suyudi Perkuat Pemberantasan Narkoba dan Reformasi Internal Polri

JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memperkuat pemberantasan narkoba sekaligus melanjutkan pembenahan internal Polri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat pengawasan, serta menghadirkan pelayanan publik yang adil, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.   Ketua IPW menilai pemberantasan narkoba