Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

28 Personel Polres Tanjab Timur Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Penghargaan Ini Motivasi Tingkatkan Kinerja

Tanjab Timur, LiputanJatimBersatu.com – Sebanyak 28 personel Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) menerima kenaikan pangkat dalam Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 yang digelar di Lapangan Hijau Mapolres Tanjab Timur, Kamis (07/2026) pukul 08.30 WIB.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama serta personel Polres Tanjab Timur.

Adapun pejabat upacara yang bertugas antara lain Kabag SDM Polres Tanjab Timur AKP Orivan Irnanda, S.E., M.H., sebagai Perwira Upacara, Kanit 1 Satresnarkoba IPDA Danu Wijaya, S.E., sebagai Komandan Upacara, Kasi Propam AKP Sofian, S.H., sebagai Perwira Keamanan, Brigpol Nofika Yuliani, S.E., sebagai pembawa acara, Bripda M. Alif Assadat sebagai ajudan Inspektur Upacara, serta Bripda Ade Putra sebagai pembaca doa.

Prosesi upacara berlangsung khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan, laporan kenaikan pangkat personel, penyampaian amanat Inspektur Upacara, pembacaan doa, hingga penutupan upacara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tradisi penyiraman bunga kepada personel yang naik pangkat, pemberian ucapan selamat dari Kapolres dan jajaran, serta sesi foto bersama.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra mengajak seluruh peserta upacara untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat mengikuti Upacara Kenaikan Pangkat Personel Polri Periode 1 Juli 2026.

Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi kerja personel, sekaligus menjadi pendorong semangat untuk meningkatkan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

“Kenaikan pangkat pada hakikatnya adalah pendorong semangat untuk meningkatkan prestasi kerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Selain membawa manfaat bagi personel dan keluarga, kenaikan pangkat ini juga harus memberikan manfaat bagi organisasi dan kesatuan,” ujar Kapolres.

Ia juga mengingatkan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diperoleh secara otomatis, melainkan hasil dari proses panjang yang melalui berbagai penilaian, mulai dari aspek kesehatan, jasmani, hingga kemampuan personel.

“Saya mengucapkan selamat kepada 28 personel Polres Tanjab Timur yang telah memperoleh kenaikan pangkat. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai Polri yang Presisi,” tambahnya.

Selain memberikan apresiasi kepada personel, Kapolres juga menyampaikan pesan kepada para Bhayangkari agar terus menjadi pendamping yang baik bagi suami serta mampu menciptakan kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan saling mendukung dalam pengabdian kepada institusi.

Usai pelaksanaan upacara dan sesi foto bersama, seluruh rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran dan doa bersama di Aula Parama Satwika Polres Tanjab Timur sebagai ungkapan rasa syukur atas kenaikan pangkat yang diterima para personel.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.55 WIB. Selama pelaksanaan upacara hingga acara syukuran berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

(Red)

More To Explore

Fashion

Momen Istimewa Hari Juang Polri, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri

JAKARTA — Liputanjatimbersatu.com. Ada pemandangan istimewa dalam Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/8/2026). Para mantan Kapolri dan Wakapolri dari berbagai masa hadir bersama jajaran pimpinan serta personel Polri saat ini dalam satu momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Kepolisian.   Upacara dipimpin

Fashion

Polri Evakuasi Dua Warga Palue Lewat Jalur Udara, Lansia Korban Reruntuhan dan Ibu Hamil

Maumere — Liputanjatimbeesatu.com. Polri bersama unsur terkait terus mempercepat penanganan warga terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah keterbatasan akses darat dan laut pascabencana, jalur udara dimanfaatkan untuk mengevakuasi dua warga yang membutuhkan penanganan medis segera, Kamis (20/8/2026).   Dua warga yang