Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Dugaan Sabung Ayam di Panggereman Tunggalpager Disorot, Penggerebekan Dinilai Bocor, Polisi Nihil Amankan Pelaku

MOJOKERTO, LiputanJatimBersatu.com– Dugaan praktik sabung ayam di wilayah Panggereman, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, kembali menjadi sorotan. Penggerebekan yang dilakukan aparat disebut tidak membuahkan hasil, lantaran tidak ada pihak yang berhasil diamankan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Penggerebekan yang seharusnya menjadi langkah penindakan justru disebut berakhir nihil, sehingga muncul dugaan adanya kebocoran informasi sebelum aparat tiba di lokasi.

Minimnya hasil penindakan juga memunculkan tanda tanya mengenai efektivitas operasi di lapangan. Jika dugaan aktivitas sabung ayam memang berlangsung, publik tentu mempertanyakan bagaimana bisa tidak seorang pun berhasil diamankan dalam kegiatan tersebut.

Namun demikian, dugaan kebocoran informasi tersebut masih perlu dibuktikan. Kepolisian diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kronologi penggerebekan, waktu pelaksanaan, kondisi lokasi saat petugas tiba, serta alasan tidak adanya pihak yang diamankan.

Media masih membuka ruang bagi pihak kepolisian dan pihak terkait untuk memberikan klarifikasi guna memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan berdasarkan fakta.

More To Explore

Fashion

Lebih dari 20 Pasien Diduga Kabur dari Rehab Omah Sehat Bersinar, Polisi Masih Mendata

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com– Dugaan kaburnya lebih dari 20 pasien dari Yayasan Omah Sehat Bersinar di Jalan Pucang Taman Nomor 02, Kelurahan Kertajaya, Surabaya, memunculkan pertanyaan serius mengenai sistem pengawasan dan tata kelola lembaga rehabilitasi tersebut. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB itu mengundang perhatian warga sekitar.

Fashion

Pengaduan H. Sunaidi dan Abd. Rohim Dilimpahkan ke Subbidpaminal, Substansi Penanganan Masih Menanti Kejelasan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com– Pelimpahan pengaduan masyarakat kepada unit internal kepolisian semestinya menjadi pintu masuk bagi penanganan yang transparan dan akuntabel, bukan sekadar perpindahan administrasi berkas. Publik pun berhak mengetahui sejauh mana pengaduan ditindaklanjuti, terlebih apabila persoalan yang dilaporkan berkaitan dengan penanganan perkara yang sebelumnya pernah ditangani aparat penegak hukum. Hal tersebut