Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Kapolresta Jambi Turun Langsung Cegah Gangguan Kamtibmas Puluhan Pelajar SLTA Terjaring Saat Konvoi Sambil Membawa Bendera Geng

Kota Jambi, LiputanJatimBersatu.com – Pada saat Seluruh dengan khidmat mengikuti rangkaian upacara kenaikan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia, malah puluhan pelajar SLTA melakukan aksi tidak terpuji yang menganggu ketertiban umum.

Mereka konvoi melintas disimpang Jelutung Kota Jambi dan guna mengatasi aksi konvoi tersebut puluhan pelajar tersebut dicegat dan dihentikan oleh personel Satlantas Polresta Jambi, dibawa ke Pos Lantas Simpang Jelutung kemudian dibawa Ke Polsek Pasar dan Mapolresta Jambi guna didata dan diperiksa kemudian pembinaan sekaligus memanggil orang tua mereka.

Ada sekitar 43 pelajar yang diamankan oleh Polsek Pasar dan Sat Lantas Polresta Jambi mengamankan 35 sepeda motor milik mereka. Kapolresta didampingi Kasat Lantas, Kabag OPS, Kapolsek Pasar dan personel lantas.

Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang S.I.K., M.M., langsung ke lokasi dan sempat aksi kejar-kejaran terhadap konvoi pelajar tersebut. Dan Kapolresta memeriksa apakah membawa senjata tajam atau benda berbahaya lainnya, serta interogasi apakah akan melakukan aksi tawuran yang menganggu Kamtibmas, namun tidak ditemukan senjata tajam atau yang bisa mencelakakan orang lain.

“Mereka kita amankan dan di data sekaligus berikan pembinaan, kemudian kita memanggil orang tua mereka untuk membuat pernyataan, terkait kendaraan mereka diamankan, bisa diambil bila melengkapi surat kendaraan mereka, tentunya kita tilang karena mereka telah menganggu ketertiban jalan raya dan Kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Ananto.

Kapolresta menegaskan akan menindak yang menganggu Kamtibmas dan menghimbau kepada orang tua dan pihak sekolah serta masyakarat untuk monitor anak anak mereka agar tidak melakukan tindakan menganggu ketertiban dan keamanan bersama, puluhan pelajar sebagian dibawa Ke Polsek Pasar dan Polresta Jambi guna didata dan dibina

Ketua Fast Respon Indonesia Center Jambi sangat menyayangkan tindakan atau aksi pelajar SLTA Kota Jambi yang melaksanakan konvoi bisa memicu kerusuhan dan menganggu jalan raya.

“Kepada orang tua dan pihak sekolah dan lingkungan masyarakat untuk memberikan penegasan dan kontrol pergaulan anak anak mereka untuk tidak melakukan aksi konvoi apalagi sampai tawuran, jika ada yang terluka atau kecelakaan siapa yang rugi, pihak kepolisan terus melakukan himbauan, pembinaan disekolah- sekolah, namun kembali kepada anak itu sendiri apakah mereka bisa menyadari perbuatan mereka bisa merugikan diri sendiri, keluarga, mencoreng nama sekolah,” pungkas Dody.

(Red)

More To Explore

Fashion

Polda Bali Kirim 5 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

DENPASAR, LiputanJatimBersatu.com — Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, (17/8/2026). Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan bagi warga terdampak bencana tersebut dikemas dalam lima

Fashion

Astamaops Kapolri Turun Langsung Maksimalkan Operasi Kemanusiaan di Manggarai, 45 Posko Tampung 13.881 Pengungsi

Manggarai, LiputanJatimBersatu.com — Polri memaksimalkan operasi kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Keseriusan tersebut ditunjukkan dengan turunnya langsung Astamaops Kapolri Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., ke wilayah terdampak untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Pada Hari Senin (17/8/2026), Astamaops