Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Dugaan Pencurian di Bekas Pabrik Sepatu Pasuruan, Pembeli Lelang Bakal Serahkan ke Polisi

Pasuruan, LiputanJatimBersatu.com- Dugaan hilangnya sebagian barang-barang hasil lelangan di bekas Pabrik Sepatu Pasuruan, berbuntut panjang. Perempuan berinisial Y selaku pembeli lelang berencana akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian.

Perempuan (35 tahun) asal Urangagung Sidoarjo, melalui Kantor Hukum MAS Jalan Semolowaru Utara III No.40 Surabaya, berencana menyerahkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum di Polda Jatim.

“Kami Muhammad Arif Sudariyanto, S.H., M.H., selaku kuasa hukum dari Y (klien), berencana akan membuat laporan di Mapolda Jatim terkait dugaan aksi pencurian dialami klien kami selaku pembeli lelang,” ungkapnya, kepada wartawan, Selasa (06/10/2026).

Menurut Arif sapaan lekatnya, berawal dugaan kejadian hilangnya barang-barang hasil lelangan milik klien-nya diketahui sekitar akhir Agustus 2026. Sedangkan, surat perintah kerja dimulai pada Juli 2026.

“Atas kejadian tersebut, klien kami ditaksir mengalami kerugian hingga mencapai milyaran rupiah terkait kehilangan barang-barang tersebut” ucapnya.

Bahkan Arif menyayangkan, tindakan pengamanan super ketat yang dilakukan petugas keamanan saat memasuki area pabrik tersebut, “Padahal pengamanannya di area pabrik super ketat,”

“Keluar masuk di pabrik harus diambil foto untuk dokumentasi bagi orang yang hendak memasuki pabrik. Lah.. kok masih saja, barang-barang yang tentunya diketahui secara kasat mata bisa hilang. Ada apa?.,” tandasnya.

“Sempat klien kami meminta hasil dokumentasi kepada petugas keamanan, namun dari pihak keamanan tidak memberikan dengan alibi rahasia,” sambung Arif.

Pengacara yang tergabung dalam Kongres Advokat Indonesia (KAI), saat ini, berupaya mengumpulkan bukti-bukti barang lelangan yang diduga dicuri oleh sekelompok orang untuk kelengkapan pelaporan di Mapolda Jatim.

“Untuk bukti-bukti sudah kami kumpulkan dan selanjutnya kami akan serahkan semuanya ke Mapolda Jatim dan berharap akan segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

More To Explore

Fashion

Dugaan Aktivitas Kabel Telkom di Lamongan Menyisakan Tanda Tanya, Legalitas dan Pelaksana Pekerjaan Disorot

LAMONGAN – Perkembangan dugaan aktivitas penarikan kabel milik PT Telkom di wilayah hukum Polres Lamongan kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya muncul bantahan terkait adanya kegiatan di lokasi yang dilaporkan, temuan tim di lapangan justru menunjukkan adanya bekas galian di sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut. Temuan tersebut diperoleh

Fashion

Wakapolri: Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik

JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat mengatakan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan dan konflik. Kehadiran tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis.   “Jadi memang pada hakikatnya Polri ini berada di