Liputan Jatim Bersatu

Maraknya Pencurian Kabel Telkom, Aksi di Kedurus GG II Diduga Dikomandoi M

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com — Kasus pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Setelah marak sebelumnya terjadi di wilayah Benowo dan Pakal, kali ini aksi serupa kembali terjadi di kawasan Kedurus Gang II, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya.

 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat, aksi pencurian tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB dengan modus yang hampir sama seperti kejadian sebelumnya.

 

Sejumlah orang datang menggunakan kendaraan operasional seolah-olah sedang melakukan pekerjaan perbaikan jaringan resmi milik Telkom. Namun, setelah diketahui ditelusuri, kegiatan tersebut tidak dilakukan oleh pihak Telkom maupun aparat wilayah setempat.

 

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa para pelaku bekerja dengan sangat cepat dan terorganisir.

 

“Mereka datang sekitar pukul 12 siang, membawa alat lengkap dan menggali di tepi jalan. Kami kira petugas Telkom, tapi setelah dicek, ternyata kabel di situ hilang,” katanya kepada wartawan LiputanJatimBersatu.com, Selasa (7/10/2025).

 

Dari hasil penelusuran tim investigasi, aksi di Kedurus GG II tersebut diduga dikomandoi oleh seseorang berinisial M, yang disebut-sebut juga pernah terlihat di lokasi pencurian kabel di wilayah lain. Nama M kini menjadi sorotan karena diduga memiliki jaringan yang cukup luas dalam kasus pencurian kabel di beberapa titik di Surabaya bagian barat dan selatan.

 

Salah satu sumber internal menyebut, M bukan orang baru dalam aktivitas serupa. Ia disebut memiliki akses terhadap informasi lokasi jaringan bawah tanah dan biasanya memerintahkan beberapa anak buah untuk melakukan eksekusi di lapangan.

 

“Biasanya M ini yang ngatur titik mana yang diambil, jam berapa mulai, dan siapa saja yang turun,” kata sumber tersebut.

 

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian hanya memberikan keterangan” kapan itu mas, kalau ada aksi pencurian kabel langsung di kabari takut keburu kabur.

 

Namun masyarakat berharap agar aparat segera menyaksikan kasus ini, mengingat dampak pencurian kabel Telkom tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga mengganggu layanan komunikasi publik.

 

Seperti diketahui, pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga menghambat akses internet, layanan telepon, hingga aktivitas digital masyarakat dan instansi pemerintah.

 

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi aparat hukum agar jaringan pelaku pencurian kabel dapat segera dibongkar dan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

 

 

Saniman

More To Explore

Fashion

Sabung Ayam di Kalipecabean Candi Diduga Masih Beroperasi, Warga Soroti Kinerja Aparat

SIDOARJO – Aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian sabung ayam di wilayah Kalipecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindak aktivitas yang disebut-sebut berlangsung secara terbuka tersebut. Masyarakat menilai, apabila dugaan praktik sabung ayam itu benar masih berlangsung hingga saat

Fashion

Mobil BMW Salah Parkir di Depan Shanghai Park, Mau “Didenda” 200 Juta

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Insiden cekcok yang terjadi di kawasan Park Shanghai Pakuwon City pada 28 April 2026 terus menuai perhatian. Kali ini, pihak pria berinisial S akhirnya buka suara terkait kronologi sebenarnya yang disebut berbeda dengan narasi yang beredar di publik. S, pemilik mobil BMW yang terlibat dalam persoalan tersebut,