Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

FRIC Apresiasi Kinerja Terbaik Bareskrim Polri Atas Keberhasilan Ungkap 38.934 Kasus Narkotika dengan BB 197,71 Ton. 

 

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com.

Fast Repson Indonesia Center sangat mengapresiasi pencapaian kinerja terbaik yang dilakukan Bareskrim Polri dalam perang terhadap narkotika

 

Komitmen tersebut diwujudkan dengan ungkap 38.934 kasus narkotika

 

Ketum FRIC H. Dian Surahman ” FRIC sangat bangga atas pencapaian kinerja terbaik Bareskrim Polri dibawah komando Komjen Pol. Syahardiantono MSi , dikarenakan sepanjang bulan Januari hingga Oktober berhasil ungkap 39 ribu kasus narkoba dengan total 51.763 tersangka , termasuk 157 tersangka merupakan Warga Asing .

 

Total barang bukti narkotika sebanyak 197,71 Ton terdiri dari 184,64 ton ganja, 6,95 ton sabu, dan 1,4 juta butir ekstasi

 

Bareskrim Polri juga menindak jaringan TPPU hasil kejahatan narkotika dengan menyita aset senilai Rp 221,38 milyar dari 22 kasus

 

Dijelaskan oleh Kabareskrim ” Selain Penindakan , sebanyak 1.072 pengguna narkoba dilakuan rehabilitasi Melalui Restorative Justice.

Keberhasilan ini tentunya sinergitas semua pihak terkait

More To Explore

Fashion

Gandeng Enam Ayam Aduan Diduga Warnai Judi Sabung Ayam di Ngoro Mojokerto, Kapolsek dan Kanit Reskrim Bungkam

MOJOKERTO, LiputanJatimBersatu.com— Dugaan praktik perjudian sabung ayam dilaporkan terjadi di Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (25/10/2026). Berdasarkan keterangan sumber, aktivitas di lokasi tersebut disebut ramai dengan istilah gandeng enam atau tarung enam ayam aduan. Keterangan tersebut mengindikasikan dugaan adanya kegiatan sabung ayam yang perlu ditelusuri

Fashion

Korban Penganiayaan di Valhala Lapor Polisi

SURABAYA, LiputanJatimBersatucom – Dugaan tindak pidana penganiayaan ringan di tempat hiburan malam Valhalla Specta Club, Jalan Kombes Pol. M. Duryat, Surabaya, resmi diadukan ke Polsek Genteng, Polrestabes Surabaya. Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Minggu dini hari, 25 Oktober 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, kini memunculkan sejumlah pertanyaan serius terkait keamanan