Liputan Jatim Bersatu

Polsek Sukodono Sidoarjo Diduga Membiarkan Pencurian Kabel PT Telkom Indonesia di Depan Mapolsek

Sidoarjo, LiputanJatimBersatu.com. Kinerja Polsek Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, kembali menjadi sorotan publik. Satuan kepolisian ini diduga membiarkan aksi pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang terjadi tepat di wilayah hukumnya.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/10/2025) dini hari sekitar pukul 01.15 WIB, di Jalan Imam Bonjol, Sukodono ironisnya, tepat di depan Mapolsek Sukodono.

 

Informasi yang diperoleh LiputanJatimBersatu.com menyebutkan, aksi serupa telah berulang kali terjadi di beberapa titik jaringan Telkom di wilayah Sukodono. Namun, tidak ada tindakan nyata dari pihak kepolisian untuk menghentikan atau menangkap pelaku.

 

Sejumlah warga menduga adanya pembiaran sistematis. Mereka menilai lemahnya pengawasan aparat membuka ruang bagi pelaku untuk terus beraksi tanpa rasa takut.

 

“Sudah sering kejadian, tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Kabel dicuri malam hari, besoknya jaringan internet warga langsung mati,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

 

Lebih mengejutkan, warga lain mengaku melihat mobil patroli Polsek Sukodono berada di lokasi saat aksi pencurian berlangsung.

 

“Mobil patroli justru berjaga di sekitar lokasi. Karena itu, kami menduga pencurian itu dibiarkan. Kalau polisi betul-betul menjalankan tugasnya, seharusnya pelaku sudah ditangkap sejak lama,” tegas seorang warga dengan nada kesal.

 

Dugaan pembiaran ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen Polsek Sukodono dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di wilayahnya. Masyarakat pun meminta Kapolresta Sidoarjo turun tangan langsung untuk mengevaluasi kinerja anggotanya.

 

“Kalau terus dibiarkan, masyarakat dan negara dirugikan. Kabel Telkom itu aset BUMN. Seharusnya aparat menjaga, bukan tutup mata,” imbuh warga lainnya.

 

Tim LiputanJatimBersatu.com telah berupaya mengkonfirmasi Kapolsek Sukodono, AKP Sa’adun, guna memperoleh klarifikasi dan pemberitaan yang berimbang. Namun hingga kini, belum ada tanggapan resmi.

 

“Masalahnya sudah di tangani Polresta Kang 🙏” tulis AKP Sa’adun singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Sukodono belum memberikan klarifikasi resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan oleh redaksi LiputanJatimBersatu.com.

 

@Kalima

 

Sumber Polsek Sukodono

More To Explore

Fashion

Sat Reskrim Polres Sumedang Gandeng Disperindag Siapkan Bazar Pangan Murah, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat

SUMEDANG – Dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumedang bersama Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Bazar Pangan Murah yang akan digelar dalam waktu dekat.   Koordinasi persiapan kegiatan tersebut dilaksanakan pada

Fashion

Diduga Dipersulit, Keluarga Pasien Pertanyakan Transparansi RSIA Puri Bunda Madura dalam Pemberian Rekam Medis

Pamekasan, LiputanJatimBersatu.com – RSIA Puri Bunda Pamekasan Madura menuai sorotan setelah keluarga seorang pasien mengaku kesulitan memperoleh salinan rekam medis, meski seluruh persyaratan yang diminta pihak rumah sakit disebut telah dipenuhi. Situasi ini memicu pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan serta komitmen rumah sakit dalam memenuhi hak-hak pasien. Persoalan semakin mengemuka