Liputan Jatim Bersatu

Divisi Pengembangan FRIC : Loyalitas FRIC Terhadap Polri Jangan Pernah Diragukan 

Jakarta – LiputanJatimBersatu,com.

Setelah peresmian kantor DPP FRIC dan pelantikan para Pengurus DPP dan DPW se Indonesia pada tanggal 18 November 2025

 

Termasuk DPW Provinsi Jambi resmi dilantik , sementara peresmian kantor DPP FRIC langsung dari petinggi mabes Polri , para Jenderal Di Mabes Polri sangat mensuport akan Fast Repson Indonesia Center

 

Dody Candra selain diberi mandat sebagian ketua DPW FRIC Provinsi Jambi juga sebagai Divisi pengembangan FRIC se Indonesia , mengucapkan terima kasih kepada ketua Umum FRIC H.Dian Surahman dan Sekjen H.Deden Hardening telah memberikan kepercayaan dan amanah yang Insya Allah akan kita laksanakan

 

Dan sesuai instruksi Ketua Umum kepada seluruh ketua DPW dan DPC Untuk solid menjaga Marwah FRIC dan Polri

 

Intinya siap menjalankan amanat sebagai kontrol sosial menjaga Marwah FRIC dan Polri , serta mendukung program Presiden Republik Indonesia , selala mendukung Program Kapolri

 

Terus menjalin trust dan komunikasi dengan semua pihak guna mewujudkan sinergitas dan berperan dalam menciptakan situasi Kamtibmas “(20/11)

 

Semua itu bukan Tentang Siapa Kita , tapi apa yang akan kita perbuat untuk negeri ini ” pungkas Dody

More To Explore

Fashion

Sat Reskrim Polres Sumedang Gandeng Disperindag Siapkan Bazar Pangan Murah, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat

SUMEDANG – Dalam upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumedang bersama Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Bazar Pangan Murah yang akan digelar dalam waktu dekat.   Koordinasi persiapan kegiatan tersebut dilaksanakan pada

Fashion

Diduga Dipersulit, Keluarga Pasien Pertanyakan Transparansi RSIA Puri Bunda Madura dalam Pemberian Rekam Medis

Pamekasan, LiputanJatimBersatu.com – RSIA Puri Bunda Pamekasan Madura menuai sorotan setelah keluarga seorang pasien mengaku kesulitan memperoleh salinan rekam medis, meski seluruh persyaratan yang diminta pihak rumah sakit disebut telah dipenuhi. Situasi ini memicu pertanyaan serius mengenai transparansi pelayanan serta komitmen rumah sakit dalam memenuhi hak-hak pasien. Persoalan semakin mengemuka