Mojokerto, LiputanJatimBersatu,com. Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera, puluhan Bonek dan Bonita Mojosari bersama komunitas sekitar menggelar aksi penggalangan dana pada Minggu, 7 Desember 2025. Kegiatan berlangsung di perempatan Awang-Awang, Mojosari, yang menjadi titik kumpul sekaligus lokasi utama penggalangan donasi.
Aksi solidaritas tersebut dipimpin oleh Cak Alifudin selaku koordinator lapangan Bonek dan Bonita Mojosari. Penggalangan dana dimulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB dan berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 3.530.000 dari para pengguna jalan yang melintas, baik dari arah Surabaya maupun Pacet.
Seluruh donasi yang terkumpul selanjutnya akan diserahkan kepada BERT (Bonek Emergency Rescue Team) sebagai posko resmi Bonek Tribun Gate Jhoner 21 untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana.
Menurut Alifudin, aksi ini tidak hanya bertujuan membantu korban banjir di Sumatera, tetapi juga untuk memberikan gambaran positif kepada masyarakat tentang Bonek.
“Selama ini Bonek sering dipandang negatif, dianggap brutal dan arogan. Dengan kegiatan kemanusiaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Bonek tidak sehina yang mereka kira. Memang ada oknum nakal, tapi itu hanya sebagian kecil. Kami ingin membuktikan bahwa Bonek juga punya rasa peduli dan solidaritas tinggi,” ujarnya.
Ia juga berharap donasi yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban para korban banjir.
“Semoga bantuan dari saudara-saudara Bonek Mojosari ini bisa membantu saudara-saudara kita di Sumatera. Kami tutup kegiatan ini dengan doa agar para korban yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tambahnya.
Aksi penggalangan donasi ini menjadi bentuk nyata solidaritas Bonek dan Bonita Mojosari untuk kemanusiaan, tanpa memandang jarak maupun perbedaan wilayah.

