Liputan Jatim Bersatu

Polres Aceh Tamiang Tetap Layani Masyarakat Meski Mako Berlumpur Akibat Banjir

Kualasimpang — LiputanJatimBersatu,com. Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga membuat Markas Polres Aceh Tamiang dipenuhi lumpur. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para personel untuk tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat.

 

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, mengatakan bahwa pelayanan publik tidak berhenti meskipun kondisi mako terdampak bencana. Pihaknya tetap membuka ruang bagi warga yang membutuhkan bantuan maupun ingin melapor melalui posko tanggap darurat.

 

Hari ini, kata Muliadi, pihaknya menerima laporan terkait dugaan penganiayaan dari warga yang diterima oleh seorang polwan. Meski fasilitas dan lingkungan masih dalam proses pemulihan, laporan tersebut tetap ditangani. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

 

“Banjir bukan alasan bagi kami untuk menghentikan pelayanan. Masyarakat butuh tempat untuk mencari keadilan, dan kami harus hadir,” ujar AKBP Muliadi, Rabu, 10 Desember 2025.

 

Suasana mako yang belum sepenuhnya pulih justru memperlihatkan sisi kemanusiaan. Dengan seragam yang masih berdebu dan sepatu yang dilapisi lumpur, para personel tetap berdiri di meja pelayanan seadanya untuk menerima warga yang datang meminta pertolongan atau membuat laporan.

 

“Ini menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak hanya saat situasi normal, tetapi juga ketika masyarakat sedang berada dalam masa sulit. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti dan harus tetap memprioritaskan masyarakat,” pungkasnya.

More To Explore

Fashion

Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com – Bareskrim Polri melalui Tim Delegasi Polri berhasil mengamankan Frans Antoni, salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) prioritas sekaligus residivis yang memiliki peran sentral dalam jaringan narkotika internasional yang dipimpin oleh Fredy Pratama. Frans Antoni diamankan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (18/6/2026),

Fashion

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Dampingi Petani Desa Cibulan Rawat Tanaman Jagung

​Kuningan, LiputanJatimBersatu.com – Personel Satlantas Polres Kuningan kembali menunjukkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dengan turun langsung membantu Kelompok Tani Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Minggu (21/06/2026). ​Kegiatan ini difokuskan pada pemupukan rutin serta pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan setempat. Pendampingan intensif ini dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh optimal