Liputan Jatim Bersatu

Pelaku Begal Pembacok Anggota Polres Lumajang Tewas Ditembak Saat Melawan Petugas

Lumajang, LiputanJatimBersatu,com. Pelaku begal yang sebelumnya membacok seorang anggota Polres Lumajang dilaporkan tewas setelah ditembak petugas Jatanras Polda Jawa Timur saat proses penangkapan. Tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan lantaran pelaku kembali melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam.

 

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, A.Md., S.H., menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi ketika tim hendak mengamankan pelaku. Namun, saat akan ditangkap, pelaku justru melakukan perlawanan untuk kedua kalinya dengan mengayunkan senjata tajam ke arah petugas, sehingga membahayakan keselamatan anggota di lapangan.

 

“Mengingat situasi yang mengancam nyawa petugas, anggota terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai dengan prosedur kepolisian yang berlaku,” ujar AKBP Arbaridi Jumhur kepada wartawan.

 

Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, pelaku dinyatakan meninggal dunia.

 

Dari hasil pendalaman kepolisian, pelaku berinisial AG diketahui merupakan residivis kasus begal yang telah dua kali keluar masuk penjara. Dalam setiap aksinya, pelaku dikenal brutal dan tidak segan melukai korban, yang mayoritas merupakan perempuan.

 

Pelaku juga diduga kerap beraksi lintas wilayah, meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, dan Probolinggo, sehingga selama ini menjadi target operasi aparat kepolisian karena dinilai sangat meresahkan masyarakat.

 

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tegas yang dilakukan merupakan langkah terakhir untuk melindungi keselamatan petugas dan masyarakat dari ancaman nyata pelaku kejahatan bersenjata.

 

@ Anugrah

 

More To Explore

Fashion

GRPP Tuntut Kepala Desa Yanto Mundur dari Jabatan

Bangkalan – LiputanJatimBersatu.com. Gerakan Rakyat Peduli Pesanggrahan (GRPP), yang diketuai oleh Korlap Muafi, mengajukan tuntutan tegas agar Kepala Desa Yanto segera mengundurkan diri dari jabatannya. Tuntutan ini muncul sebagai akumulasi dari berbagai permasalahan yang telah terjadi selama ini dan dianggap mengganggu kesejahteraan serta tata kelola yang baik di desa.  

Fashion

Sidang DPK Oknum Polisi Tanjung Perak Digelar Diam-Diam? Publik Tuntut Keterbukaan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com. Proses penegakan disiplin internal kembali menjadi sorotan. Seorang oknum anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang diduga terlibat dalam kasus narkoba berinisial AF, G, berserta satu rekannya dikabarkan tengah menjalani sidang Disiplin Profesi dan Kode Etik (DPK).   Informasi tersebut dibenarkan oleh Kasi humas Iptu Suroto saat dikonfirmasi awak