Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Aroma Tangkap-Lepas di Keromengan: Empat Diamankan, Isu Rp40 Juta Mengemuka

MALANG, LiputanJatimBersatu.com – Dugaan praktik “tangkap-lepas” kembali mencuat. Empat warga Desa Jambuer, Kecamatan Keromengan, yang sempat diamankan Satreskoba Polres Malang terkait pil double L, dikabarkan telah dilepaskan.

Yang menjadi sorotan bukan penangkapannya, melainkan isu pelepasan. Sejumlah sumber menyebut masing-masing terduga diduga diminta Rp10 juta agar bebas. Jika benar, totalnya mencapai Rp40 juta.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi:

Apakah perkara dihentikan?

Apakah ada asesmen atau rehabilitasi?

Atau ada mekanisme lain yang tak dibuka ke publik?

Saat dikonfirmasi, anggota opsnal hanya meminta agar menghubungi pimpinan. Sementara Kasat Reskoba belum memberikan tanggapan.

Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen perang terhadap narkoba dan bersih-bersih internal.

Jika isu setoran itu benar, ini bukan sekadar pelanggaran  melainkan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik. Jika tidak benar, transparansi adalah jawaban. Redaksi membuka ruang hak jawab.

 

Anugrah

More To Explore

Fashion

Imam Arifin Sentil Keras Kapolsek Krembangan: Jangan Antial kritik, Jabatan Bukan Tempat Berlindung dari Pertanyaan Publik!

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras terhadap persoalan pelayanan dan keterbukaan informasi yang menjadi sorotan di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya. Persoalan dugaan pemblokiran nomor wartawan saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang berada di

Fashion

Imam Arifin Tantang Bantahan Kapolsek soal Laporan 110: Saya Sendiri yang Menghubungi, Mengapa Dibantah?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Bantahan Kapolsek yang menyebut tidak ada pihak menghubungi layanan darurat kepolisian 110 menuai tanggapan dari Imam Arifin, Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur sekaligus Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu. Imam secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah tiga kali menghubungi layanan 110 untuk melaporkan dugaan pencurian kabel milik