Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Polres Tulungagung Berbagi Takjil Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan

TULUNGAGUNG – LiputanJatimBersatu.com. Polres Tulungagung Polda Jatim bersama Bhayangkari Cabang Tulungagung melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada pengguna jalan.

 

Kegiatan dilaksanakan di depan Mako Polres Tulungagung menjelang waktu berbuka puasa.

 

Kapolres Tulungagung, AKBP M Ihram Kustarto melalui Kasi Humas, Iptu Nanang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

 

“Kegiatan berbagi takjil ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” ujar Iptu Nanang, Minggu (22/2/26).

 

Paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang melintas maupun warga sekitar yang hendak berbuka puasa.

 

Di sela-sela pembagian takjil, personel juga memberikan imbauan kamtibmas serta mengingatkan masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

 

“Di sela kegiatan, kami juga menyampaikan imbauan kamtibmas dan tertib berlalu lintas agar situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan”, ujar Iptu Nanang.

 

Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergitas antara Polri dan masyarakat makin erat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tulungagung.

More To Explore

Fashion

Imam Arifin Sentil Keras Kapolsek Krembangan: Jangan Antial kritik, Jabatan Bukan Tempat Berlindung dari Pertanyaan Publik!

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur, Imam Arifin, melontarkan kritik keras terhadap persoalan pelayanan dan keterbukaan informasi yang menjadi sorotan di wilayah hukum Polsek Krembangan, Surabaya. Persoalan dugaan pemblokiran nomor wartawan saat melakukan konfirmasi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia yang berada di

Fashion

Imam Arifin Tantang Bantahan Kapolsek soal Laporan 110: Saya Sendiri yang Menghubungi, Mengapa Dibantah?

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com- Bantahan Kapolsek yang menyebut tidak ada pihak menghubungi layanan darurat kepolisian 110 menuai tanggapan dari Imam Arifin, Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur sekaligus Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu. Imam secara tegas menyatakan bahwa dirinya telah tiga kali menghubungi layanan 110 untuk melaporkan dugaan pencurian kabel milik