Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Sidang Kasus Jambret Maut Kusuma Bangsa Digelar, Keluarga Korban Harap Vonis Berat

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com— Setelah lebih dari satu tahun, kasus pencurian dengan kekerasan (jambret) yang dilakukan oleh Muhamad Basyori bin Djoko terhadap almarhumah Perizada Eilga Artemesia akhirnya disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Berdasarkan data dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Surabaya, terdakwa Muhamad Basyori tercatat sebagai residivis dalam perkara narkoba serta pencurian dengan kekerasan.

Akibat perbuatan pelaku, pasangan suami istri Agus dan Misnati harus kehilangan anak semata wayang mereka, almarhumah Perizada Eilga Artemesia. Korban yang masih berusia 19 tahun itu meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat luka yang diderita.

Peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Selasa, 17 Desember 2024, di kawasan Jalan Kusuma Bangsa, Surabaya. Sementara korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis malam, 2 Januari 2025.

Ibu korban yang terpukul atas kejadian ini berharap agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya, sehingga tidak ada lagi kejadian serupa yang menimpa keluarga lain.

“Saya kehilangan anak tunggal saya. Saya hanya berharap pelaku mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya. Saya tidak ingin ada keluarga lain yang kehilangan anaknya karena menjadi korban jambret,” ungkapnya dengan nada haru.

Ia juga menyinggung riwayat hukuman pelaku dalam kasus sebelumnya yang dinilai terlalu ringan.

“Dalam kasus jambret sebelumnya, pelaku hanya dituntut 2 tahun 9 bulan dan divonis 1 tahun 10 bulan. Kami berharap dalam sidang kali ini, tuntutan dan vonisnya tidak seringan itu dan tidak mengecewakan kami. Terlebih, kami harus kehilangan anak semata wayang yang masih remaja,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena selain menelan korban jiwa, pelaku diketahui merupakan residivis. Keluarga korban pun berharap majelis hakim dapat memberikan putusan yang memberikan rasa keadilan.

Anugrah

More To Explore

Fashion

Bantuan Kapolri Tiba di Labuan Bajo, Logistik Disiapkan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

LABUAN BAJO, NTT — Liputanjatimbersatu.com.  Kepedulian untuk warga terdampak gempa bumi di Flores terus diwujudkan Polri.   Pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, pesawat Polri jenis CN-295 mendarat di Bandara Komodo, Labuan Bajo, membawa bantuan logistik dari Kapolri. Kasatgas Humas Ops Aman Nusa II Bencana NTT, Kombes Pol Bayu

Fashion

Pusdokkes Polri Berikan Layanan Kesehatan Gratis, 120 Warga Terdampak Gempa di Reo Telah Dilayani

REO, NTT — Liputanjatimbersatu.com. Di tengah kondisi masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian pascagempa Nusa Tenggara Timur, kebutuhan akan pelayanan kesehatan menjadi perhatian penting. Untuk membantu warga, Pusdokkes Polri membuka layanan kesehatan gratis di Posko Pengungsian Barakalong, Reo, NTT. Kehadiran layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri