Liputan Jatim Bersatu

Diduga Selewengkan Dana BOS, 5 Sekolah di Kecamatan Dukupuntang Akan Diseret ke pihak hukum

Cirebon, 8 April 2026 – Liputanjatimbersatu.com. Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kembali mencuat di wilayah Kabupaten Cirebon. Kali ini, sebanyak lima sekolah di Kecamatan Dukupuntang disebut-sebut akan segera diseret ke pihak hukum setelah muncul indikasi kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan penyelewengan dana BOS tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan, serta adanya indikasi mark-up dalam sejumlah kegiatan sekolah. Beberapa pihak menilai, praktik tersebut telah berlangsung cukup lama dan merugikan dunia pendidikan.

 

Seorang sumber dari pihak aktifis anti korupsi mengungkapkan bahwa laporan terkait dugaan ini sudah dikumpulkan dan akan segera dilayangkan ke aparat penegak hukum. “Data dan bukti awal sudah ada. Dalam waktu dekat, kasus ini akan dibawa ke ranah hukum agar ada kejelasan,” tegasnya.

 

Ditambahkan, pihak sekolah di kecamatan Dukupuntang banyak bermasalah. Hal itu terbukti dengan adanya pemeriksaan BPK. Temuan BPK, sekolah di kecamatan Dukuh puntang banyak bermasalah dalam penggunaan dana BOS.

 

Saat dikonfirmasi senin 30 maret kepala SDN 2 Cangkoak kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon didampingi ketua K3S Kecamatan Dukupuntang, Agus, mengelak telah penyelewengan dana BOS. Saat dimintai tanggapannya mengenai akan melaporkannya ke pihak hukum, kepsek SDN cangkuang dan ketua K3S memilih diam.

 

Kasus ini pun menjadi sorotan masyarakat, masyarakat setuju kalau permasalah dugaan penyelewengan SDN 2 Cangkuang, SDN 2 Cikalahang, SDN 1 Girinata, SDN 1 kedondong Kidul, SDN 2 Sindangmekar Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon ini dibawa keranah meja hijau.

 

Karena selama ini pihak sekolah tidak transparan terhadap penggunaan dana BOS kepada masyarakat.

 

(Suwardi Crb/ Tim)

More To Explore

Fashion

Negara Salah Prioritas: Rakyat Kecil Dikorbankan, Seragam Advokat Dipikirkan!

Surabaya, — Liputanjatimbersatu.com. Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM.* melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan negara yang dinilai jauh dari rasa Keadilan Publik, dengan menyoroti wacana Penyeragaman Advokat di Tengah Realitas Penegakan Hukum yang masih menyisakan ketimpangan Akut.   _“Ini ironi. Ketika rakyat kecil berteriak mencari Keadilan, negara

Fashion

Pemerintah Belanda Dukungan Penuh Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Rabat – Liputanjatimbersatu.com. Peta diplomasi internasional terkait isu Sahara Maroko kembali mengalami kemajuan signifikan. Pada Selasa, 7 April 2026, Pemerintah Kerajaan Belanda secara resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko, seraya menyebutnya sebagai solusi yang paling layak dan realistis untuk mengakhiri persengketaan wilayah tersebut.   Pernyataan