Surabaya, Liputanjatimbersatu.com. Jajaran Polsek Semampir menyambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dengan pesan kebangsaan yang tajam. Lewat imbauan yang disampaikan, polisi mengajak warga merawat toleransi, memperkokoh persatuan di tengah keberagaman, dan menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam menjaga keamanan serta ketertiban.
Kapolsek Semampir Kompol Herry Iswanto, S.H., melalui Kanit Reskrim IPDA H. Mochamad Su’ud, S.E., menegaskan keberagaman harus menjadi energi membangun bangsa.
“Selamat Hari Lahir Pancasila,” tegas IPDA Su’ud kepada awak media, Senin (1/6/2026).
Lanjut, mari jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera.
Menurutnya, pesan itu sejalan dengan Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah dinamika masyarakat, perbedaan suku, agama, dan budaya wajib jadi perekat persatuan, bukan pemecah belah.
IPDA Su’ud menyebut nilai Pancasila sangat relevan dengan tugas Polri. Sila ketiga Persatuan Indonesia dan sila kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menjadi landasan Polsek Semampir melayani warga.
“Ketika masyarakat mengamalkan Pancasila, konflik horizontal bisa dicegah. Lingkungan jadi aman, kondusif, dan produktif,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia mengajak warga memulai pengamalan Pancasila dari lingkup terkecil. Toleransi, gotong royong, dan keadilan harus ditanamkan sejak dari keluarga.
“Kalau keluarga rukun, kampung aman. Kalau kampung aman, Indonesia kuat,” katanya. Dengan semangat Pancasila, ia optimistis Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita.
Meski hari libur nasional, personel Polsek Semampir dipastikan tetap siaga. IPDA Su’ud menegaskan patroli rutin ke titik rawan 3C terus digencarkan demi rasa aman warga.
“Kami tidak beri celah pelaku curas, curat, dan curanmor. Semampir harus kondusif,” tegasnya.
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni sesuai Keppres Nomor 24 Tahun 2016. Tanggal ini merujuk pidato Soekarno di sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945 yang pertama kali memperkenalkan Pancasila sebagai dasar negara.
(Aldi Saputra)

