Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Tanam Jagung Raya 40 Hektare di Pidie, Polda Aceh dan Petani Muda Perkuat Ketahanan Pangan Nasional ‎

Pidie, LiputanJatimBersatu.com – Semangat mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat. Polda Aceh bersama Petani Muda Aceh menggelar kegiatan Pula Jagong Raya (Tanam Jagung Raya) di Gampong Blang Leun, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Sabtu (13/6/2026).

‎Kegiatan yang dipusatkan di lahan pertanian seluas 40 hektare tersebut dihadiri oleh Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., mewakili Kapolda Aceh, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., unsur Forkopimda, Bhayangkari, serta ratusan petani muda dan masyarakat setempat.

‎Tanam Jagung Raya ini menjadi simbol sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan generasi muda tani dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas Nasional.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Aceh tidak hanya mengikuti penanaman jagung secara serentak, tetapi juga menyerahkan berbagai bantuan kepada petani muda di Kecamatan Simpang Tiga.

‎Bantuan yang diberikan meliputi bibit jagung, pupuk, ecoenzym, paket sembako, hingga bantuan sumur bor yang merupakan dukungan dari Kapolda Aceh untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

‎Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Polri di sektor pertanian diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan masyarakat.

‎Sementara itu, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa program Tanam Jagung Raya merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

‎“Melalui kolaborasi dengan Petani Muda Aceh dan seluruh stakeholder, kami berharap lahan pertanian yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

‎Kegiatan berlangsung penuh semangat dan mendapat sambutan positif dari para petani. Kehadiran Bhayangkari Daerah Aceh dan Bhayangkari Cabang Pidie turut menambah semarak kegiatan yang mengedepankan semangat gotong royong tersebut.

‎”Melalui hamparan lahan jagung yang mulai ditanami, harapan akan lahirnya generasi petani yang mandiri dan produktif semakin nyata. Dari Simpang Tiga, Pidie, benih-benih jagung ditanam bukan hanya untuk dipanen, tetapi juga sebagai simbol optimisme menuju ketahanan pangan Indonesia yang lebih kuat.” Tutup Kapolres Pidie.

(RED)

More To Explore

Fashion

Asa Penjual dan Pengrajin di Balik Redupnya Tren Batu Akik: Tetap Bertahan, Andalkan Kualitas dan Hubungan Baik dengan Pelanggan

Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Batu Akik “tidak bersinar” seperti dulu lagi. Bukan soal batunya, tapi soal trennya. Redupnya tren Batu Akik memang terlihat beberapa tahun belakangan. Berbeda dengan periode 2014-2015 silam. Di mana demam Batu Akik menular di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk di Kota Surabaya   Di ibukota Propinsi Jawa Timur

Fashion

Pererat Silaturahmi Ke Tokoh Ulama, Kapolres Sampang Gelar Baksos Air Bersih di Ponpes Miftahut Thullab dan Salurkan Bantuan ke Warga

Sampang – Liputanjatimbersatu.com. Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melaksanakan kegiatan silaturahmi Kamtibmas sekaligus bakti sosial (baksos) di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahut Thullab (Ponpes Gedangan), Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Rabu (12/08/2026) pagi.   Kegiatan yang dimulai pukul 09.35 WIB ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian dan