Surabaya, LiputanJatimBersatu.com – Perguruan pencak silat Nur Harias Surabaya kembali mengukir prestasi gemilang pada ajang Surabaya City of Heroes Championship 2026 yang memperebutkan Piala Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Kejuaraan yang digelar di GOR Jala Krida Wacana Perak pada 25–26 Juli 2026 tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan atlet yang selama ini dijalankan oleh perguruan, (27/07/2026).
Dengan menurunkan lebih dari 40 atlet dari berbagai kelompok usia, kontingen Nur Harias Surabaya mampu tampil konsisten sejak babak awal hingga akhir pertandingan. Hasilnya, mereka sukses membawa pulang tiga gelar bergengsi, yakni Juara Umum 1 Usia Dini, Juara Umum 2 Favorit, dan Juara Umum 3 Pra Remaja.
Raihan tersebut mencerminkan keberhasilan program pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Disiplin dalam berlatih, semangat juang para atlet, serta kekompakan antara pelatih, orang tua, dan seluruh tim menjadi faktor penting yang mengantarkan Nur Harias meraih hasil maksimal di tengah persaingan yang ketat.
Pelatih Nur Harias Surabaya, Ade Hermawan, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih para atletnya. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil dari kerja keras bersama yang dibangun melalui latihan intensif, dukungan moral, serta doa dari seluruh keluarga besar Nur Harias.
“Alhamdulillah, prestasi yang kami raih hari ini merupakan buah dari kerja keras dan doa semua pihak, mulai dari pelatih, atlet, dukungan orang tua hingga dewan pendekar. Dalam beberapa minggu terakhir kami terus memberikan pembinaan dan penguatan mental agar para atlet semakin siap dari sisi teknik, fisik, maupun mental bertanding. Syukur, seluruh usaha itu mampu mereka buktikan dengan prestasi yang membanggakan,” ujar Ade Hermawan.
Meski berhasil meraih tiga gelar juara umum, Ade menegaskan bahwa timnya tidak ingin terlena dengan hasil tersebut. Evaluasi secara menyeluruh akan tetap dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
“Kami akan terus melakukan evaluasi agar tim ini semakin berkembang. Harapannya, seluruh atlet dapat menjadi pesilat yang lebih matang dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Itulah tujuan yang terus kami perjuangkan bersama,” pungkasnya.
(Red)

