Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Polri Siapkan 3.500 Paket Sembako, Besok Dikirim ke Nagekeo dan Ngada

MANGGARAI BARAT, NTT — Liputanjatimbersatu.com. Kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur terus dilakukan. Kali ini, Satgas Mabes Polri bersama Polda NTT dan Polres Manggarai Barat menyiapkan ribuan paket bantuan sosial untuk segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

 

Sebanyak 3.500 paket sembako disiapkan melalui proses packing yang dilakukan di wilayah Manggarai Barat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Kapolri untuk masyarakat terdampak bencana gempa di NTT.

 

Ketua Logistik polda NTT, Kombes Pol Edward Jacky Tofani mengatakan, setiap paket telah disiapkan agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Paket bantuan tersebut berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya mi instan, teh celup, gula, beras, dan minyak goreng.

“Kami dari Satgas Mabes Polri berkolaborasi dengan Satgas Polda NTT dan Polres Manggarai Barat melaksanakan proses packing bantuan dari Bapak Kapolri. Ini merupakan kelanjutan dari proses penerimaan, penyimpanan, hingga nantinya bantuan tersebut didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kombes Pol Edward Jacky Tofani.

 

Untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat secara merata, Polri menyiapkan lima gudang, yakni tiga gudang di Manggarai Barat, satu di Kupang, serta satu gudang cadangan di Polres Sikka.

 

Gudang-gudang tersebut menjadi titik penerimaan bantuan dari Mabes Polri maupun Polda jajaran. Selanjutnya, bantuan akan dipilah berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan kondisi masyarakat di masing-masing wilayah.

 

“Kita identifikasi kebutuhan maupun daerah-daerah yang membutuhkan, kemudian bantuan langsung kita distribusikan kepada sasaran. Harapannya, seluruh bantuan yang sudah disiapkan ini bisa sampai tepat sasaran,” jelasnya.

 

Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan ke wilayah Polres Manggarai dan Polres Manggarai Timur, distribusi berikutnya akan menyasar Kabupaten Nagekeo dan Ngada.

Sebanyak 10 truk bantuan direncanakan diberangkatkan dari Manggarai Barat untuk membawa bantuan tersebut ke dua wilayah itu.

 

Proses packing melibatkan sekitar 40 personel gabungan, terdiri dari personel Mabes Polri, Polda NTT, Polres Manggarai Barat, Polwan, Polki, hingga personel Brimob dari Den B Brimob Polda NTT.

 

Kombes Pol Edward Jacky Tofani menegaskan, percepatan distribusi dilakukan sebagai bentuk respons Polri terhadap kebutuhan masyarakat di sejumlah titik terdampak.

 

“Atensi kita adalah bagaimana bantuan ini segera didistribusikan, mengingat ada informasi dari masyarakat terkait kebutuhan yang harus segera kita tindaklanjuti. Pesan Bapak Kapolri, bantuan harus sampai dengan selamat, tepat sasaran, dan bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di titik-titik yang betul-betul kritis,” tegasnya.

 

Upaya tersebut menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Polri dalam membantu masyarakat NTT melewati masa tanggap darurat sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak gempa dapat terpenuhi.

More To Explore

Fashion

Pengaduan H. Sunaidi dan Abd. Rohim Dilimpahkan ke Subbidpaminal, Substansi Penanganan Masih Menanti Kejelasan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com– Pelimpahan pengaduan masyarakat kepada unit internal kepolisian semestinya menjadi pintu masuk bagi penanganan yang transparan dan akuntabel, bukan sekadar perpindahan administrasi berkas. Publik pun berhak mengetahui sejauh mana pengaduan ditindaklanjuti, terlebih apabila persoalan yang dilaporkan berkaitan dengan penanganan perkara yang sebelumnya pernah ditangani aparat penegak hukum. Hal tersebut

Fashion

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com – Polri melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu penanganan banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di Kota Padang, Sumatera Barat. Hingga Minggu (11/10/2026), personel masih bersiaga dan melanjutkan proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.   Karo Penmas Divisi Humas Polri