Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Pusdokkes Polri Berikan Layanan Kesehatan Gratis, 120 Warga Terdampak Gempa di Reo Telah Dilayani

REO, NTT — Liputanjatimbersatu.com. Di tengah kondisi masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian pascagempa Nusa Tenggara Timur, kebutuhan akan pelayanan kesehatan menjadi perhatian penting. Untuk membantu warga, Pusdokkes Polri membuka layanan kesehatan gratis di Posko Pengungsian Barakalong, Reo, NTT.

Kehadiran layanan kesehatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana. Warga dapat memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus meninggalkan lokasi pengungsian.

 

Hingga Senin (17/8/2026), sekitar 120 warga terdampak gempa telah mendapatkan pelayanan dari tim kesehatan Pusdokkes Polri. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan kondisi fisik, konsultasi kesehatan, pemberian obat-obatan, serta edukasi kepada masyarakat.

 

Juru Bicara Posko Pelayanan NTT, Ipda dr. Fahri Abdurrahman, mengatakan sebagian besar warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan memiliki keluhan yang relatif sama.

“Sebagian besar masyarakat yang datang mengeluhkan flu, kemudian ada juga yang mual dan muntah,” ujar dr. Fahri.

 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian tim kesehatan, terlebih masyarakat masih menjalani aktivitas sehari-hari dalam situasi pengungsian yang serba terbatas.

 

Selain memberikan pengobatan, personel kesehatan Polri juga melakukan pemantauan terhadap kondisi para pengungsi, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia serta warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

 

Bagi masyarakat yang masih berada di pengungsian, keberadaan layanan kesehatan di sekitar mereka menjadi dukungan yang berarti. Warga dapat memperoleh pemeriksaan dan pengobatan ketika mengalami gangguan kesehatan tanpa harus mencari fasilitas kesehatan yang jauh dari lokasi pengungsian.

 

Melalui layanan tersebut, Pusdokkes Polri terus berupaya memastikan masyarakat terdampak gempa tidak hanya mendapatkan bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga memperoleh pendampingan kesehatan selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Kehadiran tenaga kesehatan Polri di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya untuk memberikan rasa aman dan memastikan warga tetap mendapatkan perhatian selama melewati masa sulit pascabencana.

More To Explore

Fashion

Pengaduan H. Sunaidi dan Abd. Rohim Dilimpahkan ke Subbidpaminal, Substansi Penanganan Masih Menanti Kejelasan

SURABAYA, LiputanJatimBersatu.com– Pelimpahan pengaduan masyarakat kepada unit internal kepolisian semestinya menjadi pintu masuk bagi penanganan yang transparan dan akuntabel, bukan sekadar perpindahan administrasi berkas. Publik pun berhak mengetahui sejauh mana pengaduan ditindaklanjuti, terlebih apabila persoalan yang dilaporkan berkaitan dengan penanganan perkara yang sebelumnya pernah ditangani aparat penegak hukum. Hal tersebut

Fashion

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Jakarta, LiputanJatimBersatu.com – Polri melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu penanganan banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di Kota Padang, Sumatera Barat. Hingga Minggu (11/10/2026), personel masih bersiaga dan melanjutkan proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.   Karo Penmas Divisi Humas Polri