Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

FRIC DPW Jatim Sambangi Satresnarkoba Polres Gresik, Bahas Sinergi Pers dan Pencegahan Narkoba

GRESIK, LiputanJatimBersatu.com – Upaya memperkuat komunikasi antara insan pers dan aparat penegak hukum terus dilakukan. Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur yang juga Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu, Imam Arifin, bersilaturahmi dengan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik.

Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara media dan kepolisian, khususnya dalam menyikapi persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Gresik.

Dalam kunjungan tersebut, Imam Arifin bersama jajaran FRIC DPW Jawa Timur berdiskusi dengan Satresnarkoba Polres Gresik mengenai upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, sekaligus pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara akurat dan bertanggung jawab.

Sinergi antara pers dan kepolisian dinilai penting, terutama dalam pemberitaan perkara narkotika yang membutuhkan kehati-hatian. Informasi mengenai dugaan tindak pidana perlu disampaikan berdasarkan fakta dan keterangan dari sumber yang kompeten agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Di sisi lain, media tetap memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi kontrol sosial dan memberikan informasi kepada publik. Prinsip verifikasi, keberimbangan, akurasi, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi bagian penting dalam setiap pemberitaan.

“Melalui komunikasi yang baik, media dan institusi kepolisian dapat menjalankan peran masing-masing secara proporsional,” ujar AKP Yani.

Menurutnya, komunikasi yang terbangun dengan baik dapat membantu penyampaian informasi mengenai kegiatan kepolisian dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada masyarakat secara lebih tepat.

FRIC DPW Jawa Timur juga menilai upaya memerangi narkotika tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi dan pencegahan perlu berjalan beriringan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Kami menilai perang terhadap narkotika tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Edukasi dan pencegahan harus berjalan beriringan,” ujar Imam Arifin.

Peran keluarga, lingkungan, lembaga pendidikan, masyarakat, media, dan aparat penegak hukum menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pencegahan, khususnya untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana komunikatif dan penuh keakraban. Pertemuan diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat komunikasi antara media dan kepolisian sekaligus membangun kemitraan yang sehat tanpa mengurangi independensi masing-masing pihak.

Media tetap menjalankan fungsi jurnalistik berdasarkan fakta dan kepentingan publik, sementara kepolisian menjalankan tugas penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

(Red)

More To Explore

Fashion

FRIC DPW Jatim Sambangi Satresnarkoba Polres Gresik, Bahas Sinergi Pers dan Pencegahan Narkoba

GRESIK, LiputanJatimBersatu.com – Upaya memperkuat komunikasi antara insan pers dan aparat penegak hukum terus dilakukan. Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur yang juga Pimpinan Redaksi LiputanJatimBersatu, Imam Arifin, bersilaturahmi dengan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi antara media dan kepolisian, khususnya

Fashion

Sabu 8,4 Gram Terbongkar di Sawah Pulo, Polisi Buru Pemasok dari Bangkalan

Surabaya, LiputanJatimBeesatu.com- Rumah di kawasan Sawah Pulo, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya, menjadi lokasi pengungkapan dugaan peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial D (51), warga Jalan Sawah Pulo DKA, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan