Skip to main content

Liputan Jatim Bersatu

Menjaga Kamtibmas: Sinergi Tanpa Batas Fast Respon Indonesia Center dan Baintelkam Polri

JAKARTA, LiputanJatimBersatu.com— Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan sekadar tugas tunggal aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Mengukuhkan komitmen tersebut, Ketua Umum DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menyerukan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota FRIC di seluruh Indonesia untuk bergerak searah dalam mensukseskan visi Polri.

Dian Surahman menegaskan pentingnya menjalin kolaborasi erat dengan Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri demi menjaga stabilitas negara. Langkah strategis ini dinilai menjadi kunci utama dalam merespons cepat berbagai dinamika dan potensi gangguan keamanan di masyarakat.

“Seluruh anggota dan pengurus FRIC se-Indonesia harus hadir, bergerak bersama, dan berkolaborasi aktif dengan Polri, khususnya Baintelkam, demi suksesnya visi kepolisian dan terwujudnya keamanan serta ketertiban bangsa,” tegas Dian Surahman di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Kolaborasi ini mencerminkan betapa krusialnya peran partisipasi aktif masyarakat melalui wadah organisasi dalam mendukung tugas-tugas intelijen dan pengamanan pra-kondisi. Dengan jaringan FRIC yang tersebar di berbagai daerah, sinergi bersama Baintelkam Polri diharapkan mampu menciptakan sistem peringatan dini (early warning system) yang efektif terhadap ancaman sosial.

Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan simbolis, melainkan wujud nyata pengabdian dan kepedulian terhadap kedaulatan serta ketenteraman Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Meneguhkan Kolaborasi Sipil dan Polri untuk Keamanan Bangsa

Tantangan keamanan nasional di era modern menuntut pendekatan yang lebih inklusif dan responsif. Seruan Ketua Umum DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, pada Kamis (22/10/2026) di Jakarta, menjadi momentum krusial dalam memperkuat jembatan kolaborasi antara masyarakat dan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Mendorong seluruh jajaran pengurus dan anggota FRIC di Tanah Air untuk menyukseskan visi Polri dan bermitra strategis dengan Baintelkam Polri adalah langkah yang sangat tepat. Baintelkam sebagai kelembagaan intelijen kepolisian membutuhkan deteksi dini dan informasi terpercaya dari lapangan—sesuatu yang dapat diperkuat secara signifikan oleh jaringan FRIC di daerah.

Sinergi ini membuktikan bahwa mewujudkan menjaga ketertiban umum bukan lagi pendekatan satu arah (top-down), melainkan kerja sama partisipatif. Ketika ormas/lembaga kemasyarakatan seperti FRIC dan jajaran intelijen kepolisian bergerak dalam harmoni dan pemahaman visi yang sama, maka potensi konflik sosial maupun gangguan kamtibmas dapat diredam sejak dini.

Komitmen yang disuarakan oleh Dian Surahman ini patut dijadikan teladan bagi organisasi kemasyarakatan lainnya: bahwa menjaga Indonesia tetap aman dan tertib adalah tugas mulia bersama demi kemajuan bangsa.

(Red)

More To Explore

Fashion

Kapolresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga yang Membutuhkan melalui Program Polisi Peduli Pengangguran

SUMENEP, LiputanJatimBersatu.com– Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., memberikan bantuan sosial berupa gerobak kepada seorang ibu penjual kacang, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga

Fashion

SATRESNARKOBA POLRESTA SUMENEP AMANKAN DUA PRIA TERKAIT DUGAAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA JENIS SABU

SUMENEP, LiputanJatimBersatu.com– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial MA (39) dan AFH (27) di teras rumah milik seorang warga